JAYAPURA – Pelajar asal Aceh yang sedang mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) di Papua mencicipi ayam yang dimasak melalui proses bakar batu (barapen) saat mereka berkunjung ke SMA PGRI 1, Kota Jayapura, Rabu, 15 Agustus 2018, siang.

Sebanyak 26 siswa Aceh didampingi empat guru, diberi penjelasan oleh Ketua Osis SMA PGRI 1, Emi Miton Busup, mengenai barapen yang merupakan budaya dari masyarakat pegunungan tengah Papua.

Mereka pun banyak bertanya tentang proses barapen dan makna yang terjandung dalam tradisi tersebut.
“Barapen adalah tradisi tertua yang ada di Papua yang biasa dilakukan sebagai simbol dari rasa syukur dan persaudaraan,” ujar Miton Busup.

Berhubung siswa asal Aceh tersebut seluruhnya beragama Islam, Barapen yang biasanya menggunakan babi diganti dengan ayam agar mereka bisa menikmatinya. Para siswa pun tampak antusias saat melihat proses pengangkatan ayam yang sudah matang, mereka tidak lupa mendokumentasikan momen tersebut dengan ponselnya masing-masing.

“Pasti saya ingin coba, tadi dari baunya sudah sangat enak,” kata Nasrinash, siswa kelas 11 SMAN 2 Langsa yang menjadi salah satu peserta SMN asal Aceh.

Selain menikmati tradisi barapen, siswa asal Aceh pun tidak canggung berinteraksi dengan masyarakat pegunungan yang ada di lokasi tersebut. Bahkan, sebagian adalah siswa SMA PGRI 1 Jayapura.

Mereka tertarik dengan cara masyarakat pegunungan bersalaman dengan menggunakan dua jari dan satu jari bagi temannya, tradisi tersebut dinamakan kombe.

Pelajar dari Aceh tersebut berada di Jayapura, Papua, sejak 11 Agustus 2018. Sejauh ini mereka mengikuti berbagai kegiatan seperti, bedah buku “Cerita Nusantara Kami”, penyambutan, mengunjungi Danau Love, menginap di Rindam XVII Cenderawasih, berbelanja di pasar Mama-Mama Papua.

Mereka dikordinatori oleh PT. Pertamina (persero) dan Perum Damri selaku BUMN person in Charge (PiC) dan Co PiC,  atau penanggung jawab kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) 2018 di Provinsi Papua.

Peserta SMN Aceh juga sudah melakukan aksi bersih-bersih pantai Dok II, berkunjung ke Kampung Asei dan Rumah kreatif BUMN milik BNI, serta bertemu dengan Wali Kota Jayapura.

Para siswa juga sudah berkunjung ke SM YPKK Taruna Dharma, Museum Antropologi Uncen dan SMA PGRI 1.
Diagendakan, puncak acara pada 17 Agustus 2018, peserta SMN Aceh akan dilepas oleh Direktur Utama Pertamina di Jayapura.[] Sumber: antaranews.com/Dhias Suwandi