IDI – Ibrahim (84), warga Dusun Pendidikan Gampong Alue Bu Jalan Baro, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, ditemukan meninggal dunia di kebun kelapa tidak jauh dari rumahnya, Selasa, 25 Juni 2019. Jasad petani itu ditemukan istrinya, Nurhayati (65).

Informasi diperoleh portalsatu.com dari pihak Humas Polres Aceh Timur, awalnya pada Senin, 24 Juni 2019, sekira pukul 08.00 WIB, Ibrahim masih ada di rumahnya. Saat itu, Nurhayati, pergi mengusir sapi dan meninggalkan Ibrahim di rumah bersama cucunya. 

“Sekitar pukul 10.00 WIB, istri korban kembali ke rumah dan melihat korban sudah tidak ada lagi di rumah. Karena kebiasaan setiap waktu Zuhur korban shalat tapi ternyata ia tidak di rumah sehingga si istri melakukan pencarian ke sekitar rumah dan ke masjid, tetapi tidak ditemukan,” kata pihak Humas Polres Aceh Timur mengutip laporan Kapolsek Peureulak Barat Ipda Eko Hadianto, S.E., M.H.

Kapolsek melanjutkan, sekira pukul 16.00 WIB atau waktu shalat Ashar, korban (Ibrahim) juga belum pulang ke rumah, sehingga istri dan keluarganya kembali melakukan pencarian di sekitar rumah dan tempat-tempat lain, tapi tidak ditemukan. Setelah itu, karena sudah malam, istri korban dan keluarganya tidak lagi mencari korban. 

“Keesokan harinya, Selasa, 25 Juni 2019, sekira pukul 09.30 WIB, istri korban pergi ke kebun kelapa yang berada di belakang rumah sekira 50 meter. Saat tiba di kebun tersebut, istri korban melihat sesosok mayat terlentang, yang ternyata suaminya, sehingga ia menjadi histeris dan berteriak minta tolong,” kata Kapolsek. 

Tak lama kemudian datang empat anak korban yang kemudian membawa jasad Ibrahim ke rumahnya. Lalu, pihak keluarga korban menghubungi Polsek Peureulak Barat.

Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Peureulak Barat bersama sejumlah anggotanya bergerak ke TKP. Sementara pihak keluarga langsung membawa jasad korban ke Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak.

“Dari analisa dokter yang melakukan pemeriksaan menyimpulkan jika terhadap korban tidak ditemukan luka yang diakibatkan benturan benda tajam atau benda tumpul. Selanjutnya jenazah korban dibawa pulang untuk dimakamkan,” kata Kapolsek seperti dikutip pihak Humas Polres Aceh Timur.[](*)