BLANGKEJEREN – Petani kopi yang berkebun diseputaran Bandara Blangkejeren hingga ke desa Agusen meminta kepada Pemerintah Daerah setempat segera melakukan perbaikan jalan yang ambruk di daerah Penggalangan. Permintaan itu disampaikan Riski Ananda salah seorang petani kopi, Senin, 25 November 2025.
“Ada beberapa titik jalan samping Bandara Blangkejeren yang mengalami rusak parah, salah satunya ambruk, sehingga sangat menyulitkan masyarakat mengangkut hasil perkebunan ke pusat kota,” katanya.
Untuk itu, ia mewakili ratusan orang petani kopi di seputaran itu sangat berharap agar pemerintah sesegara mungkin melakukan perbaikan, sehingga hasil panen kopi tahun 2025 ini mudah diangkut ke pusat kota Blangkejeren.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Gayo Lues Suhardi, ST., mengatakan masalah jalan samping Bandara menuju perkebunan warga dan menuju ke desa Agusen itu sudah dikoordinasikan dengan Kepala Desa Penggalangan.
“Tadi sudah kami koordinasikan dengan Kepala desa Penggalangan solusi jalan tersebut, karena jika diperbaiki sesegera mungkin tidak bisa, hal itu disebabkan setiap pembangunan tembok penahan harus terlebih dahulu dibuat perencanaan, dan diusulkan, maka di tahun berikutnya baru bisa diperbaiki,” katanya.
Solusi satu-satunya agar jalan tersebut bisa dilintasi masyarakar adalah dengan cara melebarkan jalan ke samping, dengan cara mengeruk tanah gunung disamping jalan.
“Tadi sudah kita minta kepada Kepala desa agar meminta izin kepada pemilik tanah itu, dan alhamdulilah sudah diizinin, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kita lebarkan jalan itu,” katanya.[]




