Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaPetugas Sita Ratusan...

Petugas Sita Ratusan Sak Gula Sabang, Pedagang Melawan

BANDA ACEH – Petugas Bea Cukai Banda Aceh menyita 100 sak gula Sabang yang hendak masuk ke Banda Aceh melalui pelabuhan Ulee Lheue, Jumat, 27 Mei 2016. Penyitaan ini mendapat perlawanan dari sejumlah pedagang.

Informasi yang diterima portalsatu.com diketahui terdapat 500 sak lebih gula Sabang yang diangkut menggunakan KMP BRR siang tadi. Namun 400 sak lebih lainnya tidak berhasil diamankan petugas karena situasi semakin tidak kondusif.

Kepala Sesi Penindakan II Bea dan Cukai Banda Aceh, Hendy mengatakan, petugas sudah beberapa kali memberikan pemahaman bahwa gula Sabang dilarang masuk pelabuhan Ulee Lheue. Mereka meminta gula tersebut segera dibawa kembali ke Sabang, tetapi tidak digubris para pedagang yang mayoritasnya adalah perempuan. “Maka terjadilah cekcok,” ujar Hendy.

Dia mengatakan saat pengamanan gula tersebut, beberapa pedagang melawan dengan menggunakan silet. Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan akhirnya petugas mengakhiri penyitaan tersebut dan hanya berhasil mengamankan 100 sak gula.

“Petugas Bea dan Cukai sangat serius dalam mengawasi penyeludapan gula Sabang ilegal ini. Sosialisasi juga sudah sering dilakukan petugas namun hal serupa masih saja terjadi, bahkan penyeludupan bisa terjadi setiap harinya,” ujarnya lagi.

Dia mengatakan 100 sak gula hasil sitaan sudah dibawa ke kantor Pelayanan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Banda Aceh untuk ditindaklanjuti. “Sedangkan sisa gula ilegal yang berjumlah 400 sak sudah dikembalikan ke Sabang,” katanya.[](bna)

Laporan: Ramadhan

Baca juga: