ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menggelar acara peusijuek (peresmian) Kantor Bupati yang baru di Landeng, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis, 3 Desember 2020. 

Kegiatan itu diawali dengan salat Subuh berjemaah di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, dihadiri seluruh pejabat jajaran Pemkab Aceh Utara dan Forkopimda. Seluruh jemaah kemudian bergerak dari pusat kota Lhoksukon menuju Kantor Bupati di Landeng berjarak sekitar 5 Km. Tiba di sana, para jemaah mengikuti kegiatan zikir bersama dengan memanfaatkan ruangan utama Kantor Bupati tersebut.

Kegiatan zikir itu dipandu Tgk. H. Jamaluddin Ismail (Walidi) yang juga Imum Syik Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon. Pelaksanaan zikir berakhir sekitar pukul 07.30, dilanjutkan dengan prosesi peusijuek Kantor Bupati tersebut.

Peusijuek dilakukan Ketua MPU Aceh Utara, Tgk. H. Abdul Manan (Abu Manan Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas), didampingi ulama kharismatik Abi Jafar Lueng Angen dan Waled Sirajudin Hanafi. Prosesi peusijuek (tepung tawari)

itu masing-masing dilakukan untuk Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, dan Sekda Aceh Utara, Dr. A. Murtala. 

“Kegiatan peusijuek itu merupakan wujud komitmen yang pernah diungkapkan Bupati Aceh Utara untuk memfungsikan Kantor Bupati dan DPRK yang baru di kawasan Landeng”. 

Ketua MPU Aceh Utara, Abu Manan, dalam tausiahnya menyampaikan, beroperasinya Kantor Bupati Aceh Utara yang baru di Landeng merupakan satu rahmat dan nikmat Allah SWT yang harus disyukuri. 

“Tidak bisa dipungkiri, ini merupakan nikmat Allah yang harus kita syukuri bersama. Hal yang sudah cukup lama dinanti-nantikan oleh masyarakat Aceh Utara,” kata Abu Manan. 

Abu Manan mengharapkan, bukan hanya Kantor Bupati yang beroperasi di Landeng, Lhoksukon, tetapi instansi-instansi lainnya juga secara berangsur harus dipindahkan ke Lhoksukon sebagai Ibukota Kabupaten Aceh Utara. 

Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, mengatakan pihaknya telah berpesan kepada Sekda agar segera mengambil langkah-langkah untuk secepatnya pindah ke kantor baru di Landeng. Ini tugas pertama dan utama yang diberikan kepada Sekda baru dilantik kemarin, 2 Desember 2020.

“Kita mengharapkan agar segera dilakukan penghijauan di seluruh areal Kantor Bupati dan DPRK. Sehingga nantinya terlihat lebih indah dan asri, bila perlu ditanami dengan pohon-pohon yang lebih bermanfaat seperti tanaman buah. Bukan hanya menghijaukan kawasan, tapi buahnya juga bisa untuk dipetik,” ungkap Cek Mad.[](rilis)