LHOKSEUMAWE – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penyediaan calon guru kontrak untuk 218 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Aceh.
“Kita sangat bersyukur dunia pendidikan vokasi ini telah mendapatkan mata baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Untuk itu perlu duduk bersama bagaimana Politeknik dengan program studi itu dapat menyuplai bukan hanya tenaga pengajar bidang vokasi, juga bisa menjadi tempat peningkatan soft skill dan hard skill dari guru-guru SMK yang sesuai dengan prodi di PNL,” ujar Direktur PNL, Rizal Syahyadi, kepada wartawan di kampus PNL, Kamis, 3 Desember 2020.
Oleh karena itu, Rizal Syahyadi berharap kerja sama ini terutama untuk SMK bisa berjalan dengan baik. “Karena SMK sekarang menjadi tanggung jawab dari pemerintah provinsi maupun pusat. Bagaiman PNL dan SMK seluruh Aceh dapat bersinergi untuk meningkatkan kualitas lulusannya. Selain itu, juga bisa berperan aktif di program Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA),” katanya.
Menurut dia, salah satu program akan digarap melalui kerja sama ini adalah program SMK fast track. “Ini menjadi program bersama antara Politeknik, SMK dan juga industri,” ungkap Rizal.
Rizal menambahkan, apabila program itu berjalan maka pertumbuhan ekonomi di Aceh juga akan meningkat.[]


