SIGLI – Pj. Bupati Pidie, Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) bersikap netral pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. ASN harus bekerja profesional untuk menghindari perpecahan.
Pernyataan itu disampaikan Pj. Bupati pada Apel Ikrar Netralitas dengan penandatanganan pakta integritas netralitas pegawai pada Pemilu 2024, di lapangan tengah Kantor Bupati Pidie, Senin, 6 Maret 2023.
“Netralisasi ASN sudah diatur dalam perundang-undangan, di antaranya dalam Pasal 12 Undang-Undang No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Maka, mari kita ikuti aturan dengan bekerja profesional dalam melayani masyarakat tanpa berpihak pada kepentingan kelompok politik,” kata Wahyudi di depan para pejabat dan pegawai peserta apel.
Memang, kata Pj. Bupati, ASN punya hak politik, tetapi jangan sampai tergiring dalam kelompok-kelompok politik. Karena jika praktik politik kepentingan kelompok dilakukan di lembaga pemerintahan, maka perpecahan yang akan terjadi.
Dalam kesempatan tersebut Wahyudi juga mengaku dirinya sudah menjalani tugas sebagai Pj. Bupati selama tujuh bulan. Dalam kepemimpinannya masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan sehingga terjadi masukan dan kritikan dari sejumlah kalangan.
“Kita akui masih belum sempurna capaian yang kita peroleh dalam tujuh bulan ini, terutama dalam kamajuan fisik. Namun ada juga kemajuan yang sudah kita capai sehingga mendapat sejumlah penghargaan,” ujar Wahyudi.
Dalam apel dihadiri Sekda Idhami, para Asisten dan Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) itu dirangkai penandatanganan pakta integritas netralisasi pegawai secara simbolis oleh Asisten Administrasi Umum Sayuti, M.M., dan sejumlah pejabat lainnya.[](Zamahsari)




