Jumat, Juli 19, 2024

Rekomendasi HUDA Berisi 22...

BANDA ACEH - Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh (PB HUDA) mengeluarkan rekomendasi...

Lebih 170 Bangunan Rusak...

ACEH UTARA - Sebanyak 173 bangunan dilaporkan rusak akibat diterjang badai (hujan deras...

Inilah Struktur Lengkap Kepengurusan...

BANDA ACEH - Ketua Umum Majelis Syuriah Pengurus Besar Himpunan Ulama Dayah Aceh...

Samsul Azhar Dilantik sebagai...

BANDA ACEH - Pj. Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, melantik Samsul Azhar sebagai Pj....
BerandaBerita Gayo LuesPimpinan Dewan Keluarkan...

Pimpinan Dewan Keluarkan Pernyataan Baru Terkait Pj Bupati

BLANGKEJEREN – Salah satu pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gayo Lues kembali mengeluarkan pernyataan terkait polemik soal calon Pj. Bupati. Pernyataan itu disampaikan H. Ibnu Hasim, Wakil Ketua I DPRK Gayo Lues.

“Masalah Pj. Bupati belum ada kami bahas di DPRK, dan posisi kami sekarang ini menunggu surat dari Kementerian Dalam Negeri. Setelah itu baru kami bahas dan menyepakati siapa yang akan direkom menjadi Pj. Bupati Gayo Lues,” katanya, Rabu, 24 Agustus 2022 melalui telepon WhatsApp.

Mantan Bupati Gayo Lues dua priode itu menjelaskan hingga hari ini belum ada satu namapun yang masuk ke DPRK untuk menjadi calon Pj. Bupati karena belum saatnya. Setelah ada surat dari Kemendagri, barulah dibuka selebar-lebarnya bagi orang yang mau dan yang memenuhi persyaratan.

“Hingga hari ini, kami di DPRK belum ada mendukung siapapun, karena nanti harus dibuat kesepakatan bersama siapa yang akan direkom, dan masalah Pj ini tidak boleh dukung mendukung perorangan, harus kesepakatan bersama anggota dewan,” jelasnya.

Ibnu Hasim menambahkan rekomendasi akan diterbitkan secara bersamaan saat Sidang Paripurna DPRK Gayo Lues tentang Pemberitahuan Pengusulan Pemberhentian Bupati/Wakil Bupati pada tanggal 1 September 2022.

Seperti diketahui, jabatan Bupati H. Muhammad Amru dan Wakil Bupati Gayo Lues akan berakhir pada Awal Oktober 2022. Polemik masalah Pj. Bupati jadi pembahasan di kalangan masyarakat hingga kumpulan pemuda membuat aksi penolakan calon dari luar daerah Gayo Lues.[](Anuar Syahadat)

 

Baca juga: