BLANGKEJEREN – Masyarakat yang tinggal di Kecamatan Teragun dan Tripe Jaya, Gayo Lues, belum bisa menikmati aliran listrik pascabanjir dan tanah longsor. Kondisi di sana sangat mencekam dan butuh perhatian serius.

Ketua Komisi I DPRK Gayo Lues H. Ibnu Hasim, Sabtu, 3 Januari 2026, mengatakan salah satu solusi agar jaringan listrik ke Kecamatan Teragun dan Tripe Jaya bisa dialiri adalah pemasangan jaringan baru dari Desa Ketukah ke Desa Blangkede dan Simpang SPBU Teragun.

“Alasan kita meminta kepada PLN agar memasang jaringan baru itu karena sangat mudah pengerjaannya, jalan ini bisa dilalui kendaraan roda empat atau enam, sehingga mudah memobilisasi bahan,” katanya.

Pemasangan jaringan baru itu juga sangat tepat mengigat calon tempat Hunian Sementara warga Uyem Beriring dan Pulo Gelime berlokasi 1 Kilometer dari Simpang SPBU Terangun.

“Jika dihitung, jarak jaringan diperkirakan lebih kurang 10 Km dari Ketukan-Blangkede-Simpang SPBU Terangun. Untuk jangka pendek cukup dikoneksikan dengan jaringan Blangkede, dan dari Blangkede sudah ada jaringan terkoneksi ke Kecamatan Terangun, termasuk ke arah Simpang SPBU,” ujarnya.

Saat ini kata Ibnu Hasim, masyarakat di sana sangat kesulitan lantaran aliran listrik mati, jaringan internet Telkomsel tidak ada, dan jalan lintas banyak yang masih longsor.[]