SIGLI – Pintu kaca bekas Gedung Utama Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Aceh ke-34 di Kompleks Pidie Convetion Center (PCC) Kabupaten Pidie, dirusak orang tidak bertanggung jawab, Senin, 9 Desember 2019, sekira pukul 21:30 WIB.  

Menurut saksi mata, Zian (23), tenaga pengawas pembangunan yang bekerja pada rekanan, kepada portalsatu.com, Selasa, 10 Desember 2019, mengatakan saat kejadian itu ia sedang istirahat di kamar dalam gedung tersebut. Tiba-tiba terdengar suara kaca pecah dari arah pintu. Dia langsung keluar dan sempat melihat lima pria berada tepat di depan pintu kaca yang pecah. 

Menurut Zian, lima pria itu langsung kabur menggunakan tiga sepeda motor tanpa nomor polisi. Namun, dia tidak sempat melihat wajah para pelaku perusakan tersebut.

“Saya lihat ada lima orang di dekat pintu, begitu saya dekati, mereka langsung kabur dengan sepeda motor yang sudah diparkir di halaman gedung,” ujar Zian.

Zian mengaku sempat mencoba mengejar para pelaku yang melarikan diri dengan cara berpencar, arah kota Sigli dan Beureunuen. Tapi upaya pengejaran tidak berhasil. 

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Sarana dan Prasara Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pidie Teuku Epi Iswari, S.T., saat meninjau lokasi kejadian, menyayangkan perusakan itu. 

“Selama ini gedung itu menjadi tempat berbagai kegiatan daerah dilaksanakan,” kata Epi yang menyebutkan gedung itu masih dalam tahap penyelesaian untuk proses PHO.[]