LHOKSUKON – Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah, bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) membersihkan parit yang sudah tersumbat di Pasar Terpadu Lhoksukon, Jumat, 3 Maret 2023.
Dalam kegiatan “Jumat Bersih” itu, Pj. Bupati didampingi Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Muslem, Kepala DLHK Aceh Utara, Teuku Cut Ibrahim, Kabid Pengelolaan Sampah DLHK Aceh Utara, Wahyuddin, unsur Muspika Lhoksukon, serta Forkopimda.
Azwardi kepada wartawan mengatakan “Gerakan Jumat Bersih” ini sangat penting, karena kebersihan sebagian daripada iman. Kebersihan lingkungan juga menjadi sebuah kenyamanan bagi masyarakat.
Pj. Bupati sepakat dengan semua SKPK untuk mengadakan kegiatan “Jumat Bersih” seperti ini sesekali di perkantoran dan pekan selanjutnya di pasar-pasar.
“Ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan beberapa hari lalu saat kita mengecek harga barang di Pasar Terpadu Lhoksukon. Ternyata mencuat aroma tidak sedap di pasar ikan. Setelah dicek oleh tim memang sudah bertahun-tahun kondisi seperti ini, karena parit tersumbat. Kita sudah meminta pihak dinas terkait untuk dicek kembali nanti, ke depan harus bagus. Makanya untuk sementara ini kita bergotong-royong guna membersihkan pasar ikan dengan cara disemprot air menggunakan peralatan pemadam kebakaran,” kata Azwardi.

Azwardi berharap ke depan ada tindak lanjut penanganan parit di pasar itu dengan anggaran perubahan (APBK-P 2023). “Kalau sekarang tidak ada anggaran yang bisa dipakai untuk memperbaiki saluran di Pasar Ikan Lhoksukon,” ujarnya.
Sedangkan untuk pengadaan kontainer pembuangan sampah di pasar itu, Pj. Bupati meminta DLHK membuat perencanaan terlebih dahulu. “Tapi, kita ada dibantu satu unit mobil truk amrol dari pihak provinsi tahun ini. Sebelumnya dibantu motor viar pengangkut sampah oleh Bank Aceh Syariah,” tambah Azwardi.
Azwardi menyebut kegiatan bersih-bersih juga dilakukan di Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon, karena pada 5 Maret 2023 akan digelar Safari Subuh se-Aceh.[]



