Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBerita BireuenPj Bupati Bireuen...

Pj Bupati Bireuen Janji Tindak Tegas Semua Pelanggaran Aturan

BIREUEN – Penjabat Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D., menyatakan tak gentar untuk menindak tegas semua bentuk pelanggaran yang dilakukan semua pihak di seluruh sektor yang terjadi di wilayah Kabupaten Bireuen, selama itu bagian dari wewenangnya.

Hal itu disampaikan Aulia Sofyan saat Silaturahmi dan Temu Ramah dengan Wartawan Liputan Kabupaten Bireuen di Pendopo Bireuen, Senin, 19 September 2022, sore. Silaturahmi itu dihadiri sekitar 70 wartawan lintas media dan organisasi.

Pj. Bupati Bireuen menyoal tentang pembangunan kios atau toko di atas saluran irigasi di Pasar Matangglumpangdua, dan hal sama sudah terlihat tanda-tanda di Pasar Induk Cureh, Kota Juang.

“Kami telah koordinasi dengan berbagai unsur bahwa toko di Pasar Matang itu menyalahi aturan, tapi kalau kita bongkar itu akan ada masalah, tetapi bagaimana nanti air di saluran harus mengalir lancar. Seharusnya itu dilarang sebelum dibangun,” kata Aulia.

Soal tanda-tanda pembangunan toko di atas saluran irigasi di Pasar Cureh, Pj. Bupati Bireuen sudah mengingatkan kepada keuchik setempat untuk mengawasi dan segera melaporkan jika ada pembangunan toko.

Ketegasan juga segera dilakukan untuk pembangunan toko di bekas tanah rel kereta api depan RSUD dr. Fauziah yang sudah lama terlantar. Ia mengatakan akan memeriksa Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Jika tidak ada IMB maka kita akan bongkar, Pak Kasat Pol PP sudah siap melaksanakan, begitu pula di lokasi lain yang melanggar akan ditindak,” ucap Aulia.

Aulia juga mengaku risih dengan kondisi kanopi sejumlah kafe yang dibangun menjorok ke area publik. Bahkan parkir pengunjung di jalan sangat menganggu dan semrawut. Salah satunya kafe di depan Kompleks Pendopo Bireuen.

“Itu kanopi D’Faree sangat mengganggu, parkirnya juga sampai tiga baris di badan jalan. Itu segera kita tindak lanjut, malu kita datang tamu. Saya tidak peduli siapapun pemiliknya,” tegas Aulia.

Dalam hal pembangunan masjid di Desa Sangso, Kecamatan Samalanga, yang sudah menjadi polemik sejak beberapa tahun terakhir, Aulia mengatakan sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. “Tidak ada pembangunan lagi sebelum ada dialog dengan ulama di Kecamatan Samalanga,” kata Aulia.

Aulia mengatakan sebagai Pj. Bupati Bireuen, ia tidak diusung partai politik dan bukan yang diusulkan DPRK Bireuen. “Kami dua jam di-briefing Pak Tito sebelum pelantikan, kami selalu berkoordinasi ke sana (Mendagri-red),” ujarnya.

Selain pelanggaran yang dilakukan masyarakat, Aulia akan bersikap sama untuk pelanggaran yang dilakukan pejabat dan pegawai Pemkab Bireuen baik itu dalam hal disiplin dan pelanggaran aturan perundang-undangan lainnya.

Aulia turut menyampaikan terkait peran wartawan. Di menyebut apapun kegiatan pembangunan tidak ada gunanya bila tanpa ada pemberitaan oleh wartawan untuk diketahui masyarakat luas.

“Wartawan dengan pemberitaan menyampaikan kemajuan pembangunan daerah. Wartawan silakan memberikan laporan dan kritik membangun untuk kemajuan Bireuen,” ucap Aulia didampingi sejumlah pejabat Pemkab Bireuen, Kabag Prokopim dan Kabag Umum Setda Bireuen.[](Murdeli)

Baca juga: