ACEH UTARA – Bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 14 Tanah Luas, Gampong Buket Makarti, Aceh Utara, tampak rusak di bagian plafon hingga sebagian dinding retak-retak. Ruangan toilet siswa pun tidak berfungsi, tanpa air bersih, dan terlihat kumuh.
Pantauan portalsatu.com/, Kamis, 28 Agustus 2025, sebagian plafon di teras dan dalam ruang kelas terlihat bolong besar, dinding retak, dan toilet tidak berfungsi.
Di ruangan kelas SD itu, Kamis kemarin, berlansgung rapat perjanjian pembangunan kebun plasma antara masyarakat Gampong Buket Makarti, Kecamatan Tanah Luas dengan PT Satya Agung.
Saat peserta rapat itu masuk ke toilet, tidak tersedia air bersih dan tampak berserakan potongan kayu.
“Ternyata tidak ada air bersih di dalam toilet ini, sampah pun cukup banyak seperti tidak terurus. Jadi, saya terpaksa mengambil air mineral untuk keperluan membuang air kecil,” kata salah seorang warga yang mengikuti rapat bersama PT Satya Agung.

[Potongan kayu berserakan di dalam toilet. Foto: Fazil/portalsatu]
Selain itu, salah satu ruang kelas yang digunakan masyarakat untuk rapat, pada bagian dinding masih terpajang gambar Presiden-Wakil Presiden RI, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sapras) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, Herman, dikonfirmasi, portalsatu.com/, Jumat, (29/8), mengatakan, “Insya Allah, dalam tahun ini SDN 14 Tanah Luas akan mendapatkan bantuan bersumber dari APBN”.
“Terkait anggaran belum ada di kami, karena kepala sekolah nanti akan diundang dan akan melakukan penandatanganan MoU dengan pihak kementerian,” ujar Herman.[]





