BLANGKEJEREN – Masyarakat Kabupaten Gayo Lues merasa sangat geram dengan ulah petugas PLN Ranting Blangkejeren yang kerap memadamkam listrik saat azan Magrib dan Subuh. Pemadaman itu sama sekali tanpa pemberitahuan.
Sejumlah warga mulai mempertayakan kenapa pihak PLN kerap memadamkan listrik ketika menjelang Magrib dan Subuh. Akibat pemadaman itu, anak-anak tidak bisa belajar mengaji, dan banyak warga kerepotan.
Warga yang geram dengan ulah PLN tersebut ada yang langsung menghujat pihak PLN Ranting Blangkejeren melalui media sosial Facebook. Seperti yang ditulis akun Andhny Misa di grup Blangkejeren-Gayo Lues yang menggunakan bahasa Gayo, yang artinya, “Ketika Shalat Magrib langsung dimatikan listrik, ka*** memang yang bertugas di PLN”.
Manajer PLN Ranting Blangkejeren Isnan Ananda, Senin malam, 10 Agustus 2026, memohon maaf kepada masyarakat Gayo Lues atas ketidaknyamanan tersebut.
“Ada empat unit mesin yang mengalami gangguan di PLTD, saat ini masih dilakukan pengecekan oleh petugas,” katanya melalui pesan WhatsApp saat ditanya apa penyebab listrik padam hari ini.
Ia juga mengatakan bahwa saat ini suplai daya listrik untuk Kabupaten Gayo Lues mengalami defisit akibat gangguan mesin-mesin tersebut. Pihak PLN Ranting Blangkejeren sudah mengajukan penambahan mesin. Mesin yang mengalami gangguan juga sedang dalam proses perbaikan.
“Kami sedang terus berupaya untuk mempercepat perbaikan mesin-mesin yang terganggu tersebut. Kami mohon maaf atas pemadaman yang terjadi saat ini. Kami upayakan kelistrikan bisa segera normal kembali,” katanya lagi menanggapi sorotan warga di media sosial.[]




