ASMAUL Husna ke-25 bernama Al Mudzillu. Zikir ini secara etimologi (bahasa) bermakna menimpakan kehinaan. Interpretasinya Allah dengan nama Al Mudzillu itu merupakan Allah menghinakan siapa saja yang Dia kehendaki menurut hikmah kebijaksanaan-Nya. Umpamanya, Allah menghinakan orang-orang musyrik, kafir, dan munafik dan sejenisnya karena kedurhakaan mereka.

Interpretasi dalam terminologinya Lafal Al-Mudzillu mempunyai pengertian bahwa  Allah Subhanahu Wata'ala, adalah Dzat yang menundukkan orang yang dikehendaki-Nya dengan jalan menghinakannya. Berakhlak dengan ungkaan nama ini mengharuskan seseorang agar memuliakan kepada siapa yang diperintahkan supaya dimuliakan dan menghinakan kepada siapa yang diperintahkan supaya dihinakan. 

Allah memiliki otoritas untuk memuliakan dan menghinakan hamba-Nya. Seorang hamba dimuliakan karena amalnya, demikian juga hamba yang lain dihinakan karena perbuatannya. Allah memuliakan dan menghinakan hamba-Nya atas dasar ilmu juga keadilan-Nya. Allah tidak pernah mendzalimi hamba-Nya, tetapi hamba itulah yang mendzalimi dirinya sendiri.

Dalil Zikir Al-Mudzillu

Sangat banyak ayat yang menjelaskan zikir ini, diantaranya disebutkan dalam firman Allah SWT berbunyi:
“Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [Q.S. Ali 'Imran: 26].

Bukan hanya itu juga di dalam Al Qur'an dijelaskan bahwa orang-orang yang menjauhkan diri dari Allah dan mengingkari ayat-ayat-Nya akan ditimpakan kehinaan. Salah satu dari mereka adalah orang-orang Yahudi, sebagaimana diceritakan dalam Al Qur'an, “Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka (berpegang) pada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Mereka mendapat murka dari Allah dan (selalu) diliputi kesengsaraan.” [Q.S. Ali 'Imran: 112]

Fadhilah Zikir Al-Mudzillu

Zikir ini mempunyai kelebihan dan khasiat yang tidak sedikit, diantaranya:

Pertama, khasiatnya Ism Al-Mudzillu menurut beberapa pendapat jika dibaca sebanyak tujuh puluh lima kali kemudian ia berdoa di dalam sujudnya, niscaya ia akan bebas dari dalam penjaranya dan akan selamat dari gangguan orang-orang yang dengki dan aniaya.

Kedua, orang yang mewiridkan zikir i‘Ya Muzdillu  setiap hari, Insya Allah si penghutang akan sadar dan membayar hutangnya kembali.

Ketiga sesorang yang mewridkan  ‘Ya Mudzillu” sebanyak 75 kali kemudian shalat dan di dalam sujud, menyebutkan nama orang yang ditakuti itu dengan ancaman, Insya Allah akan selamat darinya penzalim dan musuhnya itu.

Keempat, seseorang rutin mewiridkan ‘Ya Mudzillu’ sebanyak 1000 kali pada tiap-tiap hari selama 7 hari, Insya Allah akan dijauhkan musuh darinya.

Kelima, seseorang yang rajin mewiridkan”Ya Mudzillu’  sebanyak  75 kali berulang-ulang, Insya Allah akan terhindar daripada aniaya orang-orang yang hasad dan dengki kepadanya. Allah akan memeliharanya.[]