TAKENGON – Plt Bupati Aceh Tengah Alhudri menegaskan, tidak ada jual beli jabatan dalam perombakan pejabat struktural eselon II, III dan IV dalam mengisi struktur organisasi kepemerinahan Aceh Tengah.

“Mohon izin pak Kapolres, pak Kajari, saya tegaskan, barang siapa ada yang jual beli jabatan tolong tangkap, siapa tahu ada juga yang mengatasnamakan saya, silahkan tangkap,” tegas Alhudri dalam acara pengukuhan struktur pejabat eselon II, III dan IV di Gedung Olah Seni (Gos) Takengon, Selasa 3 Januari 2017.

Ia juga mengaku perombakan pejabat struktural eselon II, III dan IV itu tidak bermaksud untuk menonjobkan seseorang dari jabatannya.

“Anda boleh lihat kabupaten lain, sejumlah pejabat eselon di bangkupanjangkan, tapi saya tidak mau demikian, sekalipun saya pernah menangis pergi dari kabupaten yang saya cintai ini (Aceh Tengah-Red),” kata Alhudri.

Dalam pidatonya, Alhudri tidak menjelaskan lebih rinci tentang statementnya pernah menangis dan harus pergi dari kabupaten Aceh Tengah. Kendatipun Alhudri sempat menceritakan awal mula ia menitik karier, mulai dari camat hingga jabatan Plt Bupati.

Alhudri berharap agar pejabat yang baru dilantik, dituntut untuk mengoptimalkan kemampuan dan menunjukkan kapasitas yang dimiliki, sehingga dinilai layak bekerja dan menduduki jabatan yang telah diamanahkan.[]