BANDA ACEH – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meminta nasihat ulama terkait kurikulum yang diterapkan di lembaga pendidikan formal maupun nonformal.
Nova menjelaskan, pelaksanaan Syariat Islam di Aceh dijamin konstitusi yakni Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, dalam menyikapi perkembangan teknologi dan informasi, Pemerintah Aceh mencanangkan kurikulum pendidikan mengacu referensi Islam.
“Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi yang begitu pesat, masuknya berbagai budaya ke rumah-rumah, perlu diantispasi dengan baik. Adapun pihak-pihak yang berwenang, yang berkompeten mengatasi ini, ya, ulama,” kata Nova saat membuka Rapat Koordinasi Ulama dan Umara se-Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh, Rabu, 4 Desember 2019, malam.
Nova menyebutkan, Pemerintah Aceh akan terus berkomunikasi dengan ulama, termasuk meminta nasihat terkait efek negatif dari pengaruh teknologi dan informasi kepada generasi muda agar hal itu bisa diantisipasi dengan baik.
“Misalnya, beberapa game yang tidak cocok dengan syariah dan budaya Aceh harus disikapi dengan bijak. Supaya generasi Aceh jangan terpacu kepada hal-hal negatif yang dibawa oleh teknologi informasi, yang tidak sesuai dengan syariah dan budaya Aceh,” ujar Nova.
Selain itu, kata Nova, untuk mengantispasi pendangkalan akidah, Pemerintah Aceh juga membutuhkan nasihat ulama. Masukan dan saran dari ulama itu kemudian akan diterapkan pada dunia pendidikan, baik pendidikan formal maupun nonformal. Pasalnya, pendidikan merupakan benteng utama bagi generasi muda.[]
Penulis: Khairul Anwar



