BANDA ACEH – Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kota Banda Aceh, dr. Teuku Ilhami Surya Akbar, M.Biomed mengucapkan terima kasih kepada portalsatu.com karena menjadi kontrol sosial sekaligus “memediasi” antara pendonor yang merasa dirugikan dengan pihak PMI Banda Aceh.
“Sebelumnya kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Portal Media karena telah mempublikasi hal ini juga menjadi mediasi,” ucap Ilham yang ditemui portalsatu.com di kantornya, Kamis 30 Juni 2016.
Hal tersebut ia katakan setelah sebelumnya portalsatu.com mempublikasi cerita seorang pria yang mengaku dirugikan PMI Banda Aceh karena dituding telah salah mendiagnosis.
(Baca: PMI Banda Aceh Salah Diagnosis, Pria Ini Rugi Rp15 Juta)
Setelah itu, pria yang mengaku dirugikan tersebut bertemu dengan pihak PMI Banda Aceh. Seusai melakukan diskusi ternyata akhirnya masalah pun selesai.
“Kita tidak berhak memvonis karena itu bukan ranah kita. Jika nanti ada yang bermasalah dalam pendonoran kita akan arahkan ke dokter ahli. Nah, dokter inilah yang nanti akan mengatakan si pasien ini mengidap penyakit apa,” ucap Ilham.
Pun sudah memakai peralatan cabggih PMI Banda Aceh tetap mengakui akan ada mistake dalam mesin.
“Secanggih apapun mesin kita tak berani mengatakan mesin itu 100 persen benar,” ucapnya.
Pada akhirnya, pria tersebut melakukan tes kesehatan ulang. “Tapi nanti hasil tesnya akan kita beri tahu hanya pada pasien,” ucap Ilham.[]



