Palang Merah Indonesia (PMI) di Banda Aceh mengadakan acara donor darah keliling usai tarawih pada bulan Ramadan ini. Mereka datang dengan satu kendaraan PMI bersama beberapa relawan.
Seorang donor, Zainal Arifin M Nur, mengatakan, menurut pengalamannya sendiri, donor darah dapat menyehatkan tubuh.
“Saya telah donor darah beberapa kali. Dulu saat kuliah pertama sekali. Setelah itu tubuh saya tambah sehat. Donor darah tidak bisa dilakukan sembarangan, tetapi diperiksa dulu tensi cukup atau tidak. Pernah saya sengaja ke PMI untuk donor darah, setelah diperiksa mereka menolak karena katanya tensi darah kurang akibat saya kurang tidur. Namun, tadi, begitu dites ternyata bisa. Jadi saya donor,” kata Zainal, setelah donor darah, di kantin SMEA Kupi Lampineung, Banda Aceh, Senin, 27 Mei 2019.
Seorang tokoh masyarakat yang pada saat itu berada di sana, Tarmizi A Hamid, mengatakan, orang Aceh itu pemurah dan baik hati, terutama di bulan Ramadan.
“Bukan makanan saja, darah pun kita sedekahkan,” kata Tarmizi yang merupakan kolektor manuskrip Aceh.
Menjelang tengah malam, PMI Banda Aceh telah mendapatkan donor belasan kantung darah. Satu orang diambil satu kantung darah sebanyak 320 ml (mililiter). Setelah itu mereka bubar dan esok malam melanjutkan di kedai kopi lainnya di kota Banda Aceh.[]


