BANDA ACEH – Sebanyak 20.350 orang berhasil divaksin dalam vaksinasi digelar Polda Aceh bersama seluruh jajaran di 332 titik, Kamis, 21 Oktober 2021.
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ahmad Haydar,
menyebut vaksinasi massal ini melibatkan 1.673 vaksinator yang tersebar di 332 titik gerai vaksinasi di seluruh jajaran Polda Aceh.
Ini semua, kata Ahmad Haydar, merupakan upaya Polda Aceh untuk terus menggenjot capaian target harian vaksinasi agar program vaksinasi yang sedang dijalankan pemerintah berjalan sesuai dengan rencana.
“Alhamdulillah, untuk hari ini, Kamis (21/10), sebanyak 20.350 orang dapat menerima vaksin, baik dosis I maupun dosis II,” ujar Ahmad Haydar usai meninjau vaksinasi massal di Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh.
Ahmad Haydar juga menekankan agar masyarakat tidak perlu takut, apalagi ragu untuk menerima vaksin. Semua lembaga yang terlibat, termasuk Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) sudah mengakui dan melegalkan vaksin yang saat ini diberikan kepada masyarakat.
Masyarakat yang belum melaksanakan vaksin baik dosis I maupun dosis II diminta segera mendatangi gerai-gerai vaksinasi yang disediakan TNI, Polri, Pemda, dan instansi-instansi lainnya.
Bagaimanapun, kata Kapolda, ini merupakan usaha kita bersama agar herd immunity di Aceh segera tercipta dan transisi dari pandemi ke endemi segera terjadi.
“Tidak perlu ragu. Jangan terprovokasi dengan hoaks dan tidak berdasar mengenai vaksin. Percayakan itu semua kepada pemerintah,” tegasnya.
“Kita harus terus bergerak untuk keluar dari pandemi ini. Salah satu caranya adalah dengan menciptakan herd immunity,” tambah Ahmad Haydar.
Zikri, salah seorang warga Banda Aceh yang mengikuti vaksinasi di Stadion Harapan Bangsa mengaku sudah ingin menerima vaksin sejak bulan lalu, tapi baru sekarang terwujud di sela kesibukannya mencari nafkah untuk keluarga.
“Akhirnya bisa ikut vaksin bersama keluarga. Tidak ada efek negatif yang kami rasakan, malah menambah rasa percaya diri, mudah-mudahan imun jadi lebih kuat setelah divaksin,” tutur Zikri.
Sementara itu, Vaksinasi Massal Covid-19 yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh di Banda Aceh Convention Hall telah mencapai 87 hari pelaksanaan. Dalam dua tahapan kegiatan tersebut, sebanyak 80.164 masyarakat yang umumnya dari Banda Aceh dan Aceh Besar mengikuti vaksinasi tersebut.
“Alhamdulillah terus bertambah. Pada Kamis hari ini sebanyak 342 orang yang disuntik vaksin di Banda Aceh Convention Hall (BACH),” kata Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Aceh, Muhammad Iswanto, Kamis, (21/10)/?i.
Iswanto mengajak seluruh masyarakat untuk datang mengikuti vaksinasi. Apalagi pemerintah tengah mencanangkan status pandemi menjadi endemi atas wabah Covid-19.
“Vaksinasi Covid-19 tentu menjadi hal yang utama agar semua masyarakat terhindar dari paparan Covid-19,” kata Iswanto.
Meski demikian, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh itu menambahkan bahwa mematuhi protokol kesehatan tetap harus diterapkan oleh masyarakat.
Pada Kamis (21/10), kata Iswanto, sebanyak 342 orang yang disuntik vaksin. Ia merinci jika 120 orang merupakan mereka yang disuntik vaksin dosis 1, dan 208 lainnya disuntik vaksin dosis 2. Tiga orang merupakan mereka yang disuntik karena tertunda beberapa waktu lalu. “Ada juga 14 orang tenaga kesehatan yang disuntik vaksin dosis tiga atau booster,” kata dia.
Iswanto menyebutkan ribuan orang yang divaksin tersebut tidak lepas dari kerja keras para vaksinator, baik dari pemerintah Aceh, TNI serta Polri. Mereka bekerja sampai sore hari, dengan tujuan melayani seluruh masyarakat Aceh.[](Irm)







