BLANGKEJEREN – Langkanya BBM bersubsidi di Gayo Lues menimbulkan keluhan masyarakat, menanggapi hal itu aparat kepolisian akan turun ke lapagan untuk mencari penyebab langkanya BBM bersubsidi.
Kapolres Gayo Lues Rudi Setiawan SIK melalui Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Abdulah Hamid, Sabtu, 14 Maret 2020 mengatakan, jika ditemukan agen atau pengecer nakal yang menjual BBM bersubsidi di atas harga normal akan ditinda.
“Agen pengecer yang tidak memiliki dokumen resmi menjual BBM subsidi akan kita tindak semuanya, mengutamakan pengisian jerigen dan drum saat antrian panjang ini tidak boleh terjadi lagi karena di kecamatan sudah ada SPBU mini,” katanya.
Setiap ada BBM Subsidi di SPBU Gayo Lues, mobil dengan bak terbuka kerap membawa drum dan jerigen dengan jumlah banyak saat pengisian BBM itu, petugas Pengisi BBM tidak menghiraukan jika banyak kendaraan yang telah mengantri, hal itu menimbulkan dugaan jika ada uang pemulus dari agen pengecer kepada petugas pengisi BBM sehingga diutamakan dari pengisian ke drum dan jerigen.
“Kemarin itu saya sempat marah-marah di SPBU Raklunung, petugas lebih mengutamakan menjual kepada agen pengecer ketimbang melayani pengendara, saya rasa sudah cukup sosialisasinya, ke depan kita utamakan lagi penindakan ketimbang sosialisasi masalah BBM subsidi ini,” tegasnya.
Sebelum dilakukan penindakan oleh Polisi, Kasat Reskrim menghimbau kepada agen pengecer yang tidak resmi atau tidak sesuai ketentuan agar segera berhenti menjual BBM subsidi, begitu juga dengan petugas pengisi BBM subsidi agar tidak lagi menjual kepada agen pengecer illegal. “Jika saat oprasi nantinya ditemukan ada permainan, maka resikonya akan ditanggung sendiri oleh pelaku,” tegasnya.[**]


