SIGLI – Kapolres Pidie, AKBP Muhajir, SIK, MH terus mendalami kasus penangkapan kapal motor bermuatan bawang Bombay ilegal. Dia menduga ada barang narkotika yang diselundupkan di kapal tersebut.
“Bisa jadi ada barang lain seperti narkoba yang dibawa kapal ini. Namun itu baru dugaan kita, kepastiannya baru diketahui setelah muatan dibongkar,” kata Kapolres kepada sejumlah wartawan di Sigli, Senin, 4 April 2016.
Dia mengaku hingga sekarang belum memeriksa muatan lantaran kapal masih berada di laut. Selain itu, tumpukan bawang yang banyak turut menyulitkan petugas membongkar barang di kapal tersebut.
Kapal pengangkut bawang merah ilegal ini mendapat pengawalan sejumlah personil polisi sebelum bisa merapat ke dermaga TPI Kuala Peukan Baro. “Biasanya ada barang haram sabu masuk lewat jalur laut ke Aceh,” kata Kapolres yang meninjau langsung kapal bermuatan bawang Bombay ilegal dari Malaysia itu.
Kapolres mengatakan berdasarkan informasi selama ini banyak kapal motor Aceh antri memuat barang di Malaysia.
“Kita sudah menangkap dua kapal bermuatan bawang ilegal dari Malaysia. Sebelumnya kita menangkap kapal bermuatan 30 ton bawang tanpa dokumen di perairan laut Lawueung,” katanya, sembari mengaku terus melakukan patroli di laut untuk menghadang masuknya barang ilegal terutama narkoba.[](bna)


