Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaPolisi Gagalkan Penyelundupan...

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Kilogram Ganja

BLANGKEJEREN — Kapolres Gayo Lues AKBP Rudi Setiawan melalui Kasat Narkob AKP Syamsuir SE didampingi Kasubag Humas Aiptu A Dali Munthe, Senin, 20 Januari 2020 mengungkapkan penangkapan para tersangka dilakukan pada Jumat, 17 Januari 2019 pukul 05:00 WIB.

“Berdasarkan informasi itu, kami langsung melakukan penyelidikan dan mengikuti kedua mobil tersebut, ternyata mobil Avanza warna hitam BK 1350 QV menuju arah Aceh Tengah setelah mutar-mutar di pusat kota Blangkejeren, kemudian disusul oleh mobil Inova warna Hitam BK 1848 IU, kamipun menghubungi Polsek Rikit Gaib untuk meminta bantuan,” katanya penangkapan itu dilakukan pukul 05:00 Wib pagi.

Setelah mobil Avanza digeledah, polisi mengamankan empat tersangka mereka adalah Khairul Saleh (27) warga desa Tunggel Baru Kecamatan Rikit Gaib, M Amri (26) warga Medan Tembung, Sabriadi (26) warga desa Meloak Putri Betung, dan Sabrijal (27) warga desa Bukut Kecamatan Terangun.

“Tak lama kemudian, datang mobil Inova, karena dia tau kita membuntuti dan hilang kendali, mobilnya masuk ke jurang, dan setelah digeledah, kita temukan ganja kering 367 bal ganja kering dalam 12 karung, sementara dua orang yang ada di mobil melarikan diri,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan, sopir yang mengangkut ganja  atas nama Jamaludin (26) warga Desa Teragun Gayo Lues kembali berhasil dibekuk pada Jumat 18:00 WIB tak jauh dari lokasi penangkapan, sementara satu orang rekanya yang berinisial AF alias Ucak warga desa Umelah berhasil kabur dan masuk DPO.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap kelima orang TSK ini, pemilik ganjanya berinisial UT warga Gayo Lues, kemudian barangnya dari desa Agusen, dan kelima orang ini masing-masing ada peranya, seperti Sabri dan Supriadi yang membawa sepeda motor jenis matig untuk melihat situasi jalan sebelum masuk ke mobil Avanza, dan sepada motorr itu juga dijadikan barang bukti,” jelasnya.

Menurut rencana kelima orang tersangka, ganja tersebut akan dibawa ke Medan dengan upah Rp 20 juta dari UT selaku pemilik ganja, dan sesampainya di Medan, Ganja itu diminta diletakkan di jalan Ringrod Medan dan kemudian akan diambil oleh seseorang yang tidak dikenali para tersangka.

“Akibat perbuatan tersangka ini, mereka terancam hukuman mulai dari lima tahun, 20 tahun hingga seumur hidup, hukuman itu tergantung peran masing-masing tersangka dalam penyelundup,” katanya.[win porang]

Baca juga: