LHOKSEUMAWE – Polres Lhokseumawe telah memeriksa tiga saksi terkait benda diduga bom di Vihara Budha Tirta, Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Minggu, 6 November 2016.
Polisi juga telah mengurai benda tersebut yang ternyata hanya batu bata dibungkus koran dengan serangkaian lilitan kabel.
“Kami telah memeriksa tiga orang saksi dari masyarakat sekitar terkait kasus tersebut, namun belum bisa dipastikan siapa pelaku teror itu. Untuk benda itu sendiri, setelah diurai ternyata hanya batu bata yang dibungkus koran dengan serangkaian kabel yang dililit rapi,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman dalam konferensi di mapolres setempat, Senin, 7 November 2016.
Hendri menambahkan, pihaknya akan terus mengejar peneror itu. “Kami akan kejar, tangkap dan kemudian tindak tegas pelakunya,” ujarnya.
Ditanya apakah pelakunya merupakan kelompok tertentu, Hendri mengatakan, tim akan terus menyelidiki dan sampai saat ini belum bisa dipastikan siapa pelakunya. “Belum tahu kelompok mana. Kami akan periksa saksi-saksi di lokasi lagi,” kata dia.
Hendri mengimbau masyarakat ketika melihat benda yang mencurigakan agar segera melaporkan ke pihak berwajib untuk dilakukan pengamanan.[]


