CALANG – Gubernur Aceh dinilai tidak serius membangun kawasan pantai Barat Selatan Aceh. Dia bahkan dinai kerapkali mengumbar janji seperti pelaksanan pembangunan terowongan Geurute di Aceh Jaya.
Demikian disampaikan dua politisi dari Pantai Barat Selatan Aceh, Mohd. Alfatah, S.Ag, dan T Iskandar Daod, SE, M.Si.Ak.
“Saya tidak yakin Gubernur serius melaksanakan pembangunan Terowongan Geurute, karena terowongan tersebut sudah direncanakan sejak 25 tahun lalu. Dan masalahnya, pembangunannya selalu muncul jelang pemilu,” kata Politisi Partai Amanat Nasional Alfatah di Calang, Selasa, 2 Agustus 2016 lalu.
Dia berharap Pemerintah Aceh benar-benar serius dan peduli kepada warga di Pantai Barat Selatan, sebagai bentuk penyemarataan pembangunan di Aceh. “Karena Aceh itu bukan hanya wilayah Timur, tapi ada juga wilayah Tengah, dan Barat Selatan,” katanya.
Hal senada disampaikan politisi Demokrat yang juga berasal dari pantai Barat Selatan Aceh, T Iskandar Daod. Dia meminta Gubernur Aceh untuk lebih aktif memerintahkan SKPA membangun Pantai Barat Selatan Aceh. Pasalnya dia menilai “obat” paling mujarab untuk para SKPA saat ini cuma perintah Gubernur Aceh.
“Gubernur juga harus sering meninjau daerah, supaya mengikuti perkembangan. Jangan hanya terima laporan,” kata Iskandar Daod.
Begitu juga dalam hal rencana pembangunan Terowongan Geurute, Iskandar Daod meminta Gubernur Aceh tidak hanya bicara tetapi juga membuktikannya kepada masyarakat.
“Jangan lagi Janji-janji, tapi harus menjadi bukti,” kata Iskandar Daod.[](bna)


