LHOKSUKON – Polres Aceh Utara menggelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) untuk persiapan mengantisipasi kerusuhan saat pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Simulasi itu digelar di Aula Tribrata Mapolres setempat, Selasa, 18 September 2018.
Kegiatan tersebut bagian dari pelaksanaan latihan pra-Operasi Mantap Brata Rencong 2018 yang dikuti 150 personel jajaran Polres Aceh Utara.
Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kabag Ops AKP Iswahyudi selaku Kaopslat dan moderator TFG mengatakan, sebelum melakukan praktik di lapangan, perlu dilaksanakan TFG. Hal itu supaya anggota polisi siap untuk menghadapi gejolak dalam masyarakat.
“Sebelum kita bawa ke lapangan, kita lakukan simulasi dulu, namanya Tactical Floor Game. Kita bikin peta Kota Lhoksukon, lalu penempatan pasukan. Lalu nanti bagaimana antisipasi kita dalam menghadapi eskalasi peristiwa, menyusun kekuatan, dan konsolidasi,” kata AKP Iswahyudi.
AKP Iswahyudi melanjutkan, bukan hanya gejolak masyarakat yang perlu diantisipasi. Hal lain yang perlu diantisipasi adalah black campaign, negative campaign, sabotase, dan tindak anarkis masyarakat.
“Ada beberapa hal yang memang harus kita antisipasi, black campaign, negative campaign, semua itu kita antisipasi. Melalui TFG ini kan sudah ada ada penjelasan. Jika nanti ada unjuk rasa kita sudah siap, juga jika ada berbagai ancaman sudah siap. Melalui pelatihan TFG ini diharapkan anggota Polri paham teknis pengamanan rangkaian Pemilu 2019,” pungkas AKP Iswahyudi.[](rel)


