ACEH UTARA – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara menyebut adanya kelebihan transfer uang operasional untuk ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) tiga desa di kecamatan tersebut. Namun, menurut PPK, dana itu bukan jatah Maret 2024.

Ketua Ketua PPK Sawang, Junaidi Zainuddin, dikonfirmasi portalsatu.com/, Kamis, 25 Juli 2024, mengatakan kelebihan transfer dana operasional PPS Pemilu 2024 untuk tiga desa yaitu Babah Buloh, Blang Manyak, dan Lagang masing-masing Rp2 juta/ketua. Artinya, Rp6 juta kelebihan penyaluran untuk ketua PPS tiga gampong tersebut dari total 39 desa di Kecamatan Sawang. Sedangkan uang operasional ketua PPS 36 desa lainnya, kata dia, tidak ada yang dobel jumlahnya.

“Terdeteksi di rekening koran PPS dan sekretariat beberapa waktu lalu, tapi saya lupa persisnya uang operasional (yang kelebihan pembayaran) tersebut untuk bulan berapa. Kesalahan pengiriman itu terjadi kalau tidak salah pada Desember 2023. Namun, ini bukan untuk uang operasional terakhir pemilu. Kalau jatah Maret 2024, dana itu kita (di Sawang) aman, tersalurkan sebagaimana biasanya,” kata Junaidi.

Junaidi menyebut uang operasional yang kelebihan pembayaran untuk tiga ketua PPS itu akan dikembalikan ke KIP Aceh Utara. “Karena uang negara. Kita sudah memanggil PPS yang bersangkutan, mereka meminta waktu untuk pengembalian uang tersebut,” ujarnya.

“Sebelumnya mereka (tiga ketua PPS) saat melakukan penarikan uang bersama sekretariat tidak mengetahui adanya kelebihan, karena ditarik menggunakan buku bank operasional. Artinya, ketika dilihat uang seberapa yang ada di dalam buku, mereka tarik terus. Jadi, saat terdeteksi rupanya sudah kelebihan bayar satu bulan,” ungkap Junaidi.

Menurut Junaidi, pihaknya sudah dipanggil oleh KIP menyangkut hal itu. “Nanti setelah dikembalikan ke KIP Aceh Utara, selanjutnya dapat dilakukan penyaluran ke kecamatan yang belum mendapatkan jatah (uang operasional satu bulan)”.

“Sebagaimana kita ketahui, Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk aplikasi proses Cash Management System (CMS) itu sudah di-takedown. Maka untuk mengambil balik data CMS kemarin agak kewalahan sedikit,” tambah Junaidi.

portalsatu.com/ mengirim pertanyaan via Whatsapp kepada Ketua KIP Aceh Utara, Hidayatul Akbar, Kamis (25/7), jelang siang, terkait PPK kecamatan mana saja sudah dipanggil oleh KIP, dan berapa kecamatan terdeteksi dobel pengiriman dana operasional PPS Pemilu 2024. Namun, dia belum merespons.[]