BANDA ACEH – Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA) cabang Muaythai rencananya akan dilaksanakan pada 20-25 November 2017 di GOR KONI Aceh, Banda Aceh. Keputusan tersebut dihasilkan dari Rapat Kerja (Raker) Pengprov Muaythai Aceh 2017 di Sekretariat KONI Aceh, Selasa, 19 September 2017.

Raker yang bertemakan “Menuju PORA XII Tahun 2018 Aceh Besar” ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Pengprov Muaythai Aceh, Dahlan. Peserta terdiri dari perwakilan 17 pengurus cabang (pengcab) kabupaten/kota yang ada di Aceh. Turut hadir juga Syarwan Saleh selaku Wakil Ketua, Agussani Sekretaris Umum, dan Saipul Fajri selaku Wakil Sekretaris.

Selain menetapkan secara resmi jadwal Pra-PORA cabang Muaythai, rapat ini juga menyelesaikan buku panduan pelaksanaan Pra-PORA, yang di antara lain mengatur tentang nomor pertandingan, peraturan pertandingan, sistem pertandingan, pendaftaran, hingga mekanisme protes saat pertandingan.

Dahlan mengatakan, ini adalah pertama kalinya cabang Muaythai mulai dipertandingkan pada ajang Pra-PORA menuju seleksi PORA Aceh Besar 2018. Karena itu, Dahlan dalam arahannya mewanti-wanti pengurus, panitia, dan pengcab sebagai peserta Pra-PORA untuk saling mendukung agar Pra-PORA yang pertama kali digelar ini berlangsung sukses.

“Ini (Pra-PORA) harus kita upayakan semaksimal mungkin. Harus tetap semangat walaupun dengan segala keterbatasan. Kita harus buktikan, meskipun terbilang cabang olahraga baru di Aceh, Muaythai akan mampu menyumbangkan prestasi untuk Aceh,” kata Dahlan.

Pada kesempatan itu Dahlan juga mengingatkan agar pengcab yang telah terbentuk untuk tetap aktif melakukan pembinaan. “Yang penting kita jaga dulu eksistensi Muaythai di Aceh. Hal-hal yang kurang akan kita perbaiki perlahan-lahan.”

Hasil dari Pra-PORA dan PORA diharapkan akan dapat menjadi gambaran untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2020 di Papua. Pada 2016 lalu, Muaythai tampil sebagai cabang eksebisi pada PON XIX Jawa Barat.

Wakil Ketua Syarwan Saleh menyampaikan kepada para perwakilan pengcab bahwa dalam waktu dekat Pengprov akan segera melaksanakan penataran bagi pelatih dan juri. “Sebelum Pra-PORA kita laksanakan,” kata Syarwan.

Pengprov, tambah Syarwan, juga akan mengupayakan pengadaan peralatan latihan bagi pengcab-pengcab yang saat ini masih sangat minim alat latihan.[] (*sar)