BANDA ACEH – Puluhan prajurit Paskhas TNI Angkatan Udara, menghiasi langit Aceh dalam rangka terjun penyegaran statik dan free fall, di Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Jumat, 9 Februari 2018, pagi tadi.

Danlanud SIM, Kolonel Nav Indrastanto Setiawan, menyampaikan, latihan penerjunan penyegaran statik dan free fall sebagai salah satu arahan pimpinan guna meningkatkan serta mengasah kemampuan para prajurit Paskhasau.

“Terutama, menyegarkan kembali teknis penerjunan yang dilaksanakan dalam empat sortie,” ungkapnya melalui siaran pers.

Keempat sortie yang dimaksud di antaranya sortie pertama menerjunkan 30 penerjun statik, sortie kedua 29 penerjun statik, sortie ketiga 14 penerjun free fall dan sortie keempat 12 penerjun free fall.

“Danlanud Sultan Iskandar Muda menekankan budaya safety agar kegiatan penerjunan berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Indrastanto.

Hal serupa disampaikan Kadisops Lanud SIM, Letkol Pas Khairul Arifin, bahwa sebelumnya dilaksanakan briefing dengan para penerjun, instruktur dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

Adapun sebanyak 85 orang prajurit Paskhas dari berbagai satuan tersebut berasal dari Pusdiklat Paskhas, Yonko 469 Paskhas Medan, Kompi Senapan C Paskhas Yonko 469 Aceh Besar, dan Kompi Senapan B Paskhas Yonko 469 Lhokseumawe. Sebelum diterjunkan, mereka diterbangkan dengan menggunakan pesawat Hercules dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma.

Terjun penyegaran ini menjadi daya tarik dan hiburan tersendiri bagi masyarakat sekitar serta anak-anak, khususnya para siswa yang hadir.

Mereka terlihat begitu antusias, melihat serta mengabadikan dengan smartphone masing-masing. Terlebih lagi, di antara penerjun terdapat seorang Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) bernama Serka Chrismawati Natalia yang ikut unjuk kebolehan dalam terjun penyegaran statik.[]