LHOKSEUMAWE – President Director (Presdir) PT Perta Arun Gas (PAG), Arif Widodo, membuka Open Turnament KKI Lhokseumawe Cup 1 di Gedung KNPI Lhokseumawe, Sabtu, 14 Maret 2020, pagi. Kejuaraan karate itu digelar Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Cabang Kota Lhokseumawe bekerja sama dengan PT PAG, didukung penuh Kodim 0103 Aceh Utara.

Turnamen karate se-Aceh memeriahkan HUT ke-7 PT PAG tersebut berlangsung sejak Jumat/kemarin sampai Minggu, 15 Maret 2020. Hasil laga hingga hari kedua, Sabtu, sudah selesai 21 kelas dari 45 kelas yang dipertandingkan. KKI Lhokseumawe sebagai tuan rumah, berhasil memimpin perolehan medali sementara.

Saat acara pembukaan, Sabtu pagi, turut hadir dua Pembina KKI Lhokseumawe, yakni  Dandim-0103/Aceh Utara Letkol Agung Sukoco, S.H., dan Kajari Lhokseumawe M. Ali Akbar, S.H., Ketua DPRK Lhokseumawe Ismial A. Manaf, dan Sekretaris Forki Aceh Husni Tamrin.

Presdir PT PAG, Arif Widodo, dalam sambutannya mengatakan, turnamen ini salah satu wujud nyata kontribusi PAG dalam membina generasi bangsa, khususnya para atlet karate di Aceh. Arif menyampaikan PAG akan mengadakan kejuaraan karate dengan skala lebih besar lagi pada tahun depan.

Dandim-0103/Aceh Utara, Lektol Agung Sukoco, sebagai pembina KKI Lhokseumawe, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada PT PAG yang menggelar turnamen karate pada momen HUT perusahaan itu tahun 2020 ini. Menurut Agung, kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para atlet karate di Aceh untuk bersilaturrahmi sekaligus menguji kemampuan dari hasil latihan selama ini untuk dapat mengukir prestasi.

Ketua panitia, Saiful Rahman, menyampaikan hingga Sabtu sore, sudah tuntas 21 kelas dari 45 kelas yang diperlombakan. KKI Lhokseumawe memimpin sementara dengan perolehan delapan medali emas, lima perak, dan 10 perunggu. Posisi kedua, KKC Banda Aceh empat emas, empat perak, dan tiga perunggu. Posisi ketiga, Lemkari Langsa dua emas, dua perak, dan empat perunggu. 

Posisi keempat, Forki Aceh Timur dua emas, dua perak, dan dua perunggu. Posisi kelima, Forki Pide dua emas dan dua perunggu. Posisi keenam, TKC Aceh satu emas, satu perak, dan lima perunggu. Posisi ketujuh, KKI Bireuen satu emas dan tiga perunggu. Posisi kedelapan, atau tim terakhir yang Wadokai Lhokseumawe satu emas. 

Panitia menargetkan seluruh pertandingan akan berakhir pada Minggu sore. Sesuai jadwal, acara penutupan untuk pembagian medali dan penetapan juara umum akan dilaksanakan pada Minggu malam.[](*)