SUBULUSSALAM – Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan mengalokasikan dana sebesar Rp50 miliar untuk kelanjutan pembangunan dua unit jembatan yang sangat urgen dalam wilayah Kota Subulussalam.
Keduanya yakni jembatan Dah menghubungkan Kecamatan Sultan Daulat-Rundeng dan jembatan pelayangan akses satu-satunya dari Kecamatan Simpang Kiri menuju Kecamatan Longkib.
Dana tersebut dijanjikan Presiden Jokowi atas permintaan Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti SH saat sesi tanya jawab dalam kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin, 23 Juli 2018.
"Bapak Presiden Jokowi menyahuti usulan Pak Wali, butuh dana Rp50 miliar untuk jembatan Dah dan jembatan Pelayangan. Alhamdulillah Bapak Presiden menyahuti," kata Kabag Humas dan Protokol Setdako Subulussalam Hamdansyah SE MM kepada portalsatu.com/, Senin malam.
Hamdansyah menjelaskan, kegiatan APEKSI berlangsung sejak pagi di Istana Bogor. Wali Kota Subulussalam, Merah Sakti bersama sejumlah wali kota lainnya mendapat kesempatan bertemu dengan presiden pada pukul 15:00 WIB sampai pukul 17:00 WIB.
Dalam sesi tanya jawab itu, Wali Kota Merah Sakti menyampaikan kondisi pembangunan jembatan Dah dan Pelayangan terhenti akibat tidak ada dana. Di hadapan Presiden Jokowi,, Merah Sakti menyampaikan butuh anggaran sekitar Rp50 miliar untuk kelanjutan pembangunan dua unit jembatan tersebut.
Usulan tersebut akhirnya disahuti Presiden Jokowi mengalokasikan dana sebesar Rp50 miliar pada tahun 2019 mendatang.[]


