BANDA ACEH – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo kembali ke Jakarta dilepas oleh Forkopimda Aceh di Lanud Sultan Iskandar Muda Blang Bintang-Aceh Besar, Jumat, 9 Desember 2016.

Forkopimda Aceh yakni Panglima Kodam IM Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Kapolda Aceh Brigjen Pol Rio S Djambak, Plt. Gubernur Aceh Soedarmo, Danlanud, Danlanal beserta pejabat Kodam, Polda serta staf Gubernur.

Dalam kunjungannya ke Aceh, Presiden Joko Widodo didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Deputi Bidang Protokol dan Pers Media Djarot Sulistyo, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono. Selain itu juga Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi dan Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden Ari Setiawan.

Selama kunjungan Presiden melihat korban bencana gempa, Presiden Joko Widodo berjanji untuk segera membangun kembali tiga kabupaten terdampak bencana gempa bumi, yaitu Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, dan Kabupaten Bireuen.

“Ini adalah cobaan Allah. Marilah kita hadapi dengan sabar, tabah, tawakal, dan Insya Allah kita carikan solusi,” kata Presiden Jokowi setelah menunaikan shalat Jumat di Masjid Besar Samalanga, Kecamatan Samalanga Bireuen.

Presiden berjanji pemerintah pusat akan secepatnya membangun kembali bangunan-bangunan yang rusak karena gempa sehingga masyarakat di wilayah itu bisa segera memulai lagi kehidupan normalnya.

“Pemerintah pusat berusaha secepatnya membangun kembali terutama fasilitas umum, masjid, pondok pesantren, sekolah dalam waktu secepatnya,” pungkas Presiden Jokowi.[](rel)