BANDA ACEH – Presiden Mahasiswa Unsyiah, Hasrizal, mengharapkan kedatangan Kapolri Jendral Badroddin Haiti ke Aceh tidak hanya dijadikan seremonial belaka. Dia berharap kedatangan orang nomor satu di tubuh Polri ini turut memberikan solusi untuk stabilitas keamanan di Aceh.
“Kedatangan Kapolri ke Aceh harus bisa memberikan solusi atas kondisi keamanan Aceh. Juga penyelesaian atas kasus kelompok bersenjata di Aceh yang tidak ada penyelesaian hukum,” kata Hasrizal, melalui siaran persnya kepada portalsatu.com, Jumat, 1 April 2016.
Seperti diketahui, Kapolri Jendral Badroddin Haiti hari ini secara simbolik memusnahkan 289,5 hektar ladang ganja di Aceh. Jumlah tersebut merupakan hasil Operasi Bersinar Rencong 2016 dari seluruh Aceh.
Kapolri Jenderal Badroddin Haiti turut mengajak warga untuk beralih profesi menjadi petani dan tidak melawan hukum. “Lahan yang kosong bisa dipergunakan untuk menanam palawija, atau tanaman bermanfaat lainnya,” ujar Kapolri Jenderal Badroddin Haiti saat memusnahkan ladang ganja seluas 189,5 hektare secara simbolis di Gampong Lambada, Aceh Besar, Jumat, 1 April 2016.[](bna)


