BANDA ACEH – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Prof. Yusni Sabi berharap pendekatan seni dengan kearifan lokal dapat menjadi alat informasi anti radikalisme hingga ke masyarakat paling bawah.

“Media film dengan kearifan lokalnya di Aceh sangat diminati,” Kata Yusni Sabi saat menyampaikan pidato pada pembukaan workshop BNPT Video Festival  “Dibawah Sang Merah Putih” di Aula Hotel Mekkah, Banda Aceh, Rabu 7 Juni 2017.

Yusni menyebutkan, potensi generasi muda di Aceh di bidang perfilman sangat bagus, dan itu dibuktikan pada tahun 2016 lalu, film pendek “Aku Bukan Teroris” karya siswa SMA Modal Bangsa Banda Aceh berhasil meraih juara nasional.

“Film itu mendapat pengakuan secara nasional,” kata Yusni Sabi.

Pada pembukaan acara workshop turut dihadiri Kasubdid Pemberdayaan masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) DR Hj Andi Intang Dulung, M.HI., aktor film nasional Tio Pakusadewo, pemateri video pendek Sutjiati Eka Tjandra, tokoh film Aceh, dan peserta dari kalangan siswa.[]