LHOKSEUMAWE – Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Mahyuzar, meresmikan Bulking Terminal Facility Pusat Logistik Berikat (PLB) PT Aceh Makmur Bersama, di Kompleks Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, Aceh Utara, Senin, 11 November 2019, sore.
Bersamaan dengan itu juga dilakukan launching pengapalan dan ekspor perdana minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) sekitar 6.000 metrik ton (MT) ke India. Rencana awal, PT Aceh Makmur Bersama (AMB) melakukan pengapalan dan ekspor perdana lebih kurang 6.000 MT CPO melalui Pelabuhan Umum Krueng Geukueh menuju Pelabuhan Kandla, India, hari ini (Senin). Namun, karena ada kendala, kapal dari Dumai, Riau, baru akan berlabuh di Pelabuhan Umum Krueng Geukueh, besok (Selasa) pagi, untuk mengangkut 6.000 MT CPO ke India.
Pantauan portalsatu.com/, peresmian Bulking Terminal Facility PLB PT AMB sekaligus launching pengapalan dan ekspor perdana CPO itu dihadiri Ketua Kadin Aceh Muzakir Manaf, Kakanwil Bea Cukai Safuadi, Wakajati Aceh Muhammad Yusuf, Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib dan Wakil Bupati Fauzi Yusuf, Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, Ketua DPRK Lhokseumawe Ismail A. Manaf dan Wakil Ketua DPRK Irwan Yusuf, Wali Kota Langsa Usman Abdullah, Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M. Sjamsul Rizal, manajemen PT Pelindo I Cabang Lhokseumawe, unsur Forkopimda Aceh Utara dan Lhokseumawe, serta sejumlah kalangan lainnya.

Pada acara itu, turut ditampilkan video berisi sambutan singkat Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang menyampaikan tidak bisa menghadiri kegiatan tersebut karena sedang mengadakan pertemuan dengan Forbes Anggota DPR/DPD RI asal Aceh di Jakarta. Melalui video itu, Nova mengapreasiasi peresmian Bulking Terminal Facility PLB PT AMB dan launching ekspor perdana CPO ke India.
Direktur Utama PT Aceh Makmur Bersama (AMB), Petrus Budiyanto, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Just Oil and Grain Pte Ltd., Singapore, selaku pengguna fasilitas terminal PT AMB melalui anak perusahaan lokalnya, PT Agritrade Cahaya Makmur sebagai pengusaha yang mengumpulkan suppliers CPO dari Aceh Barat, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah dan Lhokseumawe. Diharapkan akan semakin banyak suppliers yang bergabung dan bersama-sama memberikan dampak positif untuk CPO Aceh.
“Besar harapan kami, bertekad untuk terus memajukan perekonomian daerah Aceh, terlebih pada industri sawit yang merupakan produk unggulan dalam negeri dan memang mampu bersaing di pasar internasional. Dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak adalah kunci utama agar kelangsungan kegiatan ekspor CPO bisa selalu berjalan dengan lancar, aman serta terus menerus,” ujar Petrus Budiyanto.
Petrus Budiyanto turut menyampaikan terima kasih kepada Kanwil Bea Cukai Aceh, KPPBC Lhokseumawe, Pelindo I Cabang Lhokseumawe, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.[]



