Jumat, Juni 21, 2024

Kasat Lantas, Kasat Reskrim,...

LHOKSEUMAWE- Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, memimpin upacara serah terima jabatan Kasat Lantas,...

PLN Nusantara Power UP...

LHOKSEUMAWE - PT PLN Nusantara Power UP Arun merayakan Hari Raya Iduladha 1445...

Tiga Anak Terseret Ombak...

ACEH UTARA - Tiga anak terseret ombak saat bermain air laut di Pantai...

Tips Simpan Daging Kurban...

Muslim sedunia saling berbagi kebaikan termasuk daging kurban pada momen Hari Raya Iduladha....
BerandaBerita Aceh UtaraPT PIM Survei...

PT PIM Survei Kepuasan Lingkungan, Begini Kata Warga Soal Pengembangan Usaha

ACEH UTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) melakukan Survei Kepuasan Lingkungan (SKL) Tahun 2023 dengan cara melibatkan sebanyak 170 masyarakat (responden) dari desa binaan PIM untuk mengisi kuesioner. Kegiatan itu dilaksanakan di gedung pertemuan perusahaan tersebut, Kamis, 9 November 2023.

Keterlibatan masyarakat itu dari beberapa desa (gampong) binaan perusahaan, yaitu Gampong Tambon Baroh, Tambon Tunong, Paloh Gadeng, Keude Krueng Geukueh, Dusun Madat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, dan Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen. Turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda Aceh Utara dan Lhokseumawe, Muspika Dewantara, serta tokoh masyarakat.

SVP Sekper & Tata Kelola PT PIM, Maimun, mengatakan tujuan SKL itu untuk mengukur terhadap program-program yang dijalankan PIM selama ini, sesuai tidak dengan harapan masyarakat lingkungan. Sehingga berdasarkan survei ini pihaknya dapat melihat bagaimana tanggapan mereka terhadap program yang berjalan dalam setahun ini. Apabila perlu perbaikan dari kegiatan PIM itu maka masyarakat bisa memberikan masukan atau saran-saran untuk pengembangan perusahaan ke depan.

“Tentunya kita terus improve (memperbaiki) terhadap program-program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PIM yang bermanfaat bagi masyarakat lingkungan. Namun, harapan masyarakat itu secara umum bagaimana PIM bisa memberi bantuan yang lebih besar, ini menjadi tantangan juga bagi kita. Karena CSR itukan ditentukan pengembangan bisnis ke depan, maka kami berharap agar masyarakat mendukung terus PIM ini maju dan tumbuh berkembang, sehingga kontribusi perusahaan akan menjadi besar lagi,” kata Maimun didampingi VP Humas PT PIM, Zulhadi, Kamis.

Maimun menambahkan TJSL tersebut sebenarnya support di tiga prioritas, bidang lingkungan, pendidikan, dan pengembangan pemberdayaan ekonomi. Untuk itu, pihaknya mengharapkan hasil survei itu bisa di-improve dalam rangka memberikan program-program TJSL PT PIM ke depan yang lebih bermanfaat dan tepat guna, bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lingkungan.

Salah seorang warga Gampong Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara, Muhammad Aden Fahadi, menyebut ia sejak 2019 menjadi mitra binaan PT PIM yang bergerak di bidang interior. Selama ini beberapa fasilitas diberikan PIM untuk pengembangan usaha tersebut. Usaha itu dinamakan Kaye Gaelry di bidang interior.

“Terutama sangat terbantu dari segi tempat dibangun dengan ukuran 2×3 meter, dan secara pelan-pelan bertumbuh serta diberikan kepercayaan pihak PIM untuk kita berikan pelatihan-pelatihan kepada pemuda sekitar tentang interior. Kita berharap ke depan PIM agar lebih merata lagi memberikan pengembangan segi ekonomi bagi masyarakat lingkungan perusahaan, karena program mereka galakkan itu cukup bermanfaat bagi kita,” ujar Aden Fahadi.

Menurut Aden Fahadi, semenjak bekerja sama dengan PIM ada beberapa produk yang sudah dibawa ke Pameran International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, pada Oktober 2023. Bermacam produk seperti tampilan interior ruang tamu, kamar, dapur, plafon dan beberapa hal lainnya.

“Alhamdulillah, untuk pasar lokal juga banyak permintaan baik dari Takengon (Aceh Tengah), Banda Aceh, Kota Langsa, Bireun, Aceh Utara, Lhokseumawe. Namun, sebelum mendapat pembinaan dari PIM sangat banyak kendalanya terutama dari fasilitas tempat, peralatan kerja maupun bahan baku, ketika itu masih berusaha apa adanya. Tapi, blakangan kita dibantu oleh PIM sehingga secara perlahan usahanya bisa bertumbuh kembang, ini merupakan program positif bagi masyarakat yang dilakukan pihak perusahaan,” ungkap Aden Fahadi.[]

Get notified whenever we post something new!

Continue reading

Tiga Anak Terseret Ombak di Pantai Bantayan Aceh Utara, Satu Orang Meninggal Dunia

ACEH UTARA - Tiga anak terseret ombak saat bermain air laut di Pantai Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Selasa, 18 Juni 2024. Dua korban berhasil diselamatkan, dan satu lainnya meninggal dunia.Korban meninggal Ulfatul Munajira (12 tahun, perempuan), warga Gampong...

Polisi Serahkan Tersangka Penipuan Rumah Bantuan Baitul Mal ke Kejari Aceh Utara

ACEH UTARA - Tim Unit Reskrim Polsek Lhoksukon jajaran Polres Aceh Utara menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan penipuan dan penggelapan rumah bantuan Baitul Mal kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, Rabu, 12 Juni 2024. Tersangka kasus terebut berinisial...

Warga Aceh Utara Meninggal Diduga Dianiaya, Ini Penjelasan Polisi

ACEH UTARA - Warga Gampong Teungoh, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Ismail (73), diduga dianiaya pelaku berinisial S (41), warga Gampong Glong, Syamtalira Bayu, di Gampong Glong, Jumat, 7 Juni 2024.Pengakuan keluarga korban, akibat penganiayaan tersebut Ismail meninggal dunia...