LHOKSUKON – PT PLN (Persero) memprediksi beban arus puncak saat Ramadhan di Aceh mencapai 450 Mega Watt (MW). Namun demikian, suplai listrik untuk Aceh secara umum tetap akan terpenuhi.

“Beban puncak saat ini sekitar 400 MW. Kita perkirakan pada Ramadan nanti akan meningkat secara signifikan menjadi 450 MW,” ujar PIC Humas PT. PLN (Persero) Area Lhokseumawe, Ali Basyah, saat dihubungi, Jumat, 19 Mei 2017.

Ia menyebutkan, pihaknya sedang memperbaiki Gardu Induk (GI) dan Transformator di seluruh Aceh. Hal itu sudah berjalan beberapa hari. 

“PLN siap menyediakan arus listrik menghadapi beban puncak yang diperkirakan terjadi saat menjelang buka puasa dan pada pelaksanaan salat tarawih, sepanjang tidak ada gangguan lain. Seperti halnya pendistribusian arus dari pembangkit listrik,” kata Ali Basyah.

Namun demikian, lanjutnya, apabila terjadi gangguan besar pada Gardu Induk Nagan Raya, maka kemungkinan akan mempengaruhi stabilitas arus listrik di sebagian wilayah Aceh.

“Beban puncak Ramadan diperkirakan terjadi jelang buka puasa dan shalat tarawih. Selebihnya diperkirakan akan normal,” kata Ali Basyah.[]