Tentang hari ini…
Di mana langit masih saja tampak cerah walau hati terasa mendung..
Angin yang membawa terbang serta dedaunan musim kemarau serasa menerbangkanku pula jauh dari tempat di mana aku berpijak kini…
17 Agustus 2016..
Hari di mana jiwaku dan jiwa mereka bertemu..
Berjumpa dalam satu bingkai ikatan takdir atas pencapain terbesar dari hak sebuah bangsa…
Bergetar ragaku tatkala harus mengenang semua waktu yang telah terlewati hingga detik ini…
Ada tangisan yang masih saja kudengarkan di balik dinding itu. Namun tawa kemunafikan kudapati di sebalik dindingnya…
Apakah ini kemerdekaan itu..
Korupsi, perang antar saudara serta kemiskinan masih saja dapat kutemukan, walau bangsa ini telah mendeklarasikan dirinya merdeka 71 tahun lamanya…
Tapi apa yang terlihat
Hanya sampulnya saja..
Musim pun telah berlalu…
Anak anak tak lagi kudapati berlarian mengejar mimpi di sela sela butiran hujan..
Tapi berganti dengan tangan dan mata yang diperbudak berkerja atas nama kemutahkiran teknologi…
Ada apa ini?
Siapa yang telah menukar semuanya?
Jawablah tanda tanya itu…
Mungkin di sana nama kita juga terabadikan…
Banda Aceh, 17 Agustus 2016, 13.33



