Karya: Jamaluddin

Dahulu,
Tarian dari Ottoman bila dinyanyikan di tanah ujung Sumatra,
tabuhan Rapainya semakin kencang dan barisan-barisan pasukan perang semakin tangguh

Saat lemah, Ottoman sempat sepi dari nyanyian yang melindung kakbah saat di tangan Attarturk,
sementara tanah-tanah lain dibanting ke bumi oleh Yahudi, Nasrani dan Komunis

Di saat Ottoman masih mabuk,
Wilayah-wilayah lain ramai-ramai berkunjung ke istana para atheis Eropah bersembah sujud diminta kembalikan Istana yang telah dirampas

Berpuluh tahun pun berlalu bahkan seabad para pejuang terlunta dengan berbagai perjanjian semu.

Loh Angen, Minggu 28 April/Ramadhan 1441 H/2020 M/Dream.[]