Karya: Eva Nurliana
Ananda….
Ketika kubuka lembaran waktu dan berkaca di cakrawala..
Ku dapati jiwa-jiwa lucu
Melompat, berlari, bercengkerama,
Dalam pelukan peluh dan tawa…
Kadang terlihat wajahmu dihiasi senyuman, senyuman lugu seorang bocah
Tapi tak jarang pula senyuman itu berganti tangis….tangis yang kau tutupi dengan malu-malu
Ananda…
Waktu seakan bergulir terlalu cepat… dan
Kini kulihat Engkau telah semakin dewasa..
Dewasa dalam berfikir dan bertindak….
Ketahuilah…wahai jiwa- jiwa pemilik masa depan….
Kami berdiri di antara cita dan
harapanmu…
Maka….datanglah kepada kami
Dengan membawa cangkir-cangkir dari hatimu…karena hanya cangkir cangkir yang merasa kosong dan
ikhlas saja yang dapat terisi…
Sehingga kami dapat menuangkan ilmu untuk membuka cakrawalamu
Karena…demikian juga cara kami datang pada guru-guru kami…
Tapi jika engkau datang dengan membawa cangkir-cangkir kesombongan maka ia tak akan terisi karena selalu merasa penuh…
Ananda…
Saat pikiran dan hatimu telah mencapai pengetahuan, aku ingin engkau melepaskan pakaian kesombongan….jauhkanlah pandang mata yang angkuh itu dari siapapun…sebab apa yang engkau peroleh sekarang dan nanti bukan kerja tanganmu sendiri…
Ananda,
kita pernah bersama.. mencoba mengerti dunia dengan ragam mata pelajaran…tak jarang kami
dapati wajah- wajah jenuh…entah oleh lelah atau oleh sebab lalai…namun tak sedikit pula wajah?wajah antusias menyapa kami….cukup tuk membuat semangat kami bangkit…bangkit untuk terus melukis jiwa- jiwamu
Ananda…..
Hatimu mungkin Tertoreh…tatkala suara kami mengusik lamunanmu….tatkala suara nyaring kami membuyarkan gurauanmu atau tatkala suara tua kami terbata bata membangunkan tidur pulasmu….ketahuilah…wahai ananda belahan jiwa…..bahwa kami sedang berupaya agar engkau memberatkan bumi ini dengan kalimah LAA..ILAHAILLALLAH…..agar engkau menjadi pribadi- pribadi unggul tidak hanya isi kepalamu tapi juga isi hatimu….
Ananda…
Ingatlah…di sini adalah bagian masa depan…dan Di sana, di hari esok adalah rahasia dari yang
engkau tanam hari ini….tiada pelajaran terbaik selain tetap rendah hati untuk terus belajar…
Ananda….[]
Eva Nurliana
Guru SMA Negeri 1 Meulaboh, Aceh Barat.






