BANDA ACEH – Pekan Kebudayaan Aceh ke-7 digelar, dibuka di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh. Tema yang diangat adalah ‘Etnik Multi Kultural’. Sedikitnya ada 7 sub event besar sebagai pengisi Pekan Kebudayaan Aceh.
Pusat Kebudayaan Aceh dan Turki (PuKAT) menjadi salah satu peserta dalam event PKA, Aceh History Expo, yang dilaksanakan di gedung edukasi Museum Negeri Aceh. Stan PuKAT berada di lantai III.
Pendiri PuKAT, Mehmet Ozay mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara PKA yang telah memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam ajang budaya Aceh yang krusial ini.
“Dengan keterlibatan PuKAT, diharapkan dapat mewakili spirit budaya intelektualisme antara Aceh dan Turki sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi jaringan kontak antara kedua negeri, yang telah terdokumentasi secara autentik untuk lebih dari lima abad ini,” ujar Sosiolog Islam asal Turki ini.
Lebih jauh, diharapkan juga dapat membangun jembatan penghubung antara budaya Turki dan Aceh yang mampu menopang inisiatif-inisiatif masa kini. “Aceh belajar dari Turki. Turki belajar dari Aceh,” sambung Mehmet yang baru saja menyelesaikan penelitiannya dan menerbitkan buku tentang Aceh dan Turki.
Sementara itu, koordinator pameran PuKAT, Ariful Azmi Usman menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan kebutuhan yang direncanakan untuk dipamerkan dalam acara yang akan berlangsung hingga 10 hari ke depan.
“Stand PuKAT nantinya akan berada di lantai tiga museum Aceh. Di sana juga ada beberapa stand lainnya, semoga dapat menambah pengetahuan tentang hubungan Aceh dan Turki bagi pengunjungnya,” kata Ariful.
Sambungnya, buku-buku dan majalah yang berhubungan dengan Aceh dan Turki akan dihidangkan kepada pengunjung dalam acara pameran nantinya.
PuKAT adalah organisasi non pemerintah yang bergerak di bidang sosial dan budaya, berdomisili di Banda Aceh. Selama ini PuKAT melakukan kegiatan berupa diskusi dan seminar dengan berbagai tema yang berhubungan dengan Aceh dan Turki.
Opening ceremony PKA-7 dilakukan Minggu (5/8/2018), pukul 17.00 WIB. Namun, rangkaian event sudah dimulai pukul 08.00 WIB dengan Parade Mobil Hias di Wali Nanggroe hingga Lapangan Blang Padang. Bersamaan itu, Pawai Jalan Kaki dan Gajah juga ikut dirilis di Lapangan Blang Padang. Pawai Jalan Kaki diikuti oleh peserta dari 23 kabupaten/kota.[](Rel)




