SUBULUSSALAM – Puluhan hektare tanaman jagung yang berada di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Souraya Rundeng-Longkib, Kota Subulussalam, terancam gagal panen akibat dilanda banjir sepekan lalu.
“Akibat banjir petani jagung di wilayah DAS Kecamatan Rundeng dan Longkib kembali gagal panen,” kata Anggota DPRK Subulussalam Dapil Rundeng-Longkib, Bahagia Maha kepada portalsatu.com, Selasa, 4 Agustus 2020, usai menerima laporan dan keluhan petani pascabanjir melanda wilayah Kota Subulussalam menyebabkan puluhan hektare kebun jagung terendam banjir.
Untuk menanggulangi kerugian petani, Bahagia Maha yang duduk sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRK Subulussalam ini meminta Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan (Distanbunnakkan) Kota Subulussalam memberikan bantuan bibit jagung kepada petani sebagai ganti tanaman jagung mereka gagal panen akibat terendam banjir.
“Persoalan ini sangat menyedihkan petani karena di tahun ini mereka sudah 2 kali gagal panen. Sebelumnya di bulan Mei juga gagal panen. Kita berharap pihak dinas bergerak cepat melakukan pendataan untuk memberikan bantuan bibit jagung kepada petani,” ungkap politikus PAN Kota Subulussalam ini.[]


