NIBONG – Puskesmas Nibong di Kabupaten Aceh Utara berkomitmen untuk menyediakan obat yang dibutuhkan pasien sesuai dengan penyakitnya. Hal ini disampaikan Penanggung Jawab Pelayanan Farmasi, apt. Delly Fadlianti, S.Farm., Selasa, 27 Februari 2024.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyediakan obat yang sesuai dengan resep dokter, meskipun tidak semua obat di Formularium Nasional tersedia di Puskesmas, kami memastikan bahwa obat yang paling sering digunakan tersedia,” kata Delly.

Formularium Nasional adalah daftar obat yang digunakan sebagai acuan dalam peresepan obat di Indonesia.

Delly menjelaskan ketersediaan obat di Puskesmas Nibong mencapai 75% hingga 80%. Jika ada obat yang tidak tersedia, petugas farmasi akan mengkonfirmasi dengan dokter pembuat resep untuk mencari solusi terbaik.

“Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah mengganti obat dengan obat lain yang memiliki indikasi sama,” jelas Delly.

Salah satu pasien, Cut Ani, datang ke Puskesmas Nibong dengan keluhan gangguan pencernaan (diagnosa dispepsia). Puskesmas Nibong memberikan Ceterizine Tablet 10 mg, Paracetamol Tablet 500 mg, Omeprazole Tablet 20 mg, Domperidon tablet 10 mg, dan Vitamin B Complex Tablet, di mana obat tersebut yang sesuai dengan gejalanya.

“Alhamdulillah, setelah minum obat yang diberikan Puskesmas, saya langsung mendingan,” ujar Cut Ani.

Upaya dilakukan Puskesmas Nibong untuk mengatasi kekosongan stok obat yaitu melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, melakukan pengadaan obat secara rutin, dan memantau penggunaan obat secara berkala.

Puskesmas Nibong berharap dengan upaya-upaya tersebut, kebutuhan obat bagi pasien dapat terpenuhi dengan baik.[]

Laporan: Khairul Sani Umraiti