BerandaBerita AcehMerasa Dicurangi, Warga Penggalangan Gelar Demo di Balai Musara Tuntut PSU

Merasa Dicurangi, Warga Penggalangan Gelar Demo di Balai Musara Tuntut PSU

Populer

BLANGKEJEREN – Puluhan warga Desa Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues menggelar aksi demo di depan Balai Musara Blangkejeren, tempat digelarnya rapat pleno penghitungan suara Pemilu 2024. Pendemo yang mengatasnamakan masyarakat dan pemuda Penggalangan itu membawa sejumlah spanduk bertuliskan terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024.

“Kami masyarakat Desa Penggalangan menuntut KPU gelar PSU (Pemungutan Suara Ulang),” kata koordinator aksi.

Tuntutan itu juga dituliskan dalam spanduk besar yang dipegang para pendemo. Ada pula tulisan pada spanduk “Jangan sepelekan suara rakyat karena tanpa kami anda tidak akan menjabat”, dan “Usut kecurangan pemilu”.

Dalam berorasi, masyarakat dan pemuda Penggalangan mengaku saat pemungutan suara 14 Februari 2024 banyak indikasi kecurangan. Dugaan kecurangan itu dilihat langsung oleh masyarakat.

“Saat proses pemungutan suara, kami melihat dengan mata kepala banyak indikasi kecurangan yang dilakukan oleh KPPS, ada kertas suara yang dirusak. Dan itu telah melanggar peraturan,” kata pendemo melalui pengeras suara.

Untuk itu, kata pendemo, masyarakat dan pemuda Penggalangan meminta KPU dan Bawaslu melakukan Pemungutan Suara Ulang agar tidak terjadi aksi anarkis.

“Jika tuntutan kami ini tidak dipenuhi, kami meminta agar anggota KPU dan Bawaslu mundur dari jabatan. Karena kami menggangap kalian tidak bekerja secara profesional dalam menyelenggarakan pemilu,” kata pendemo.

Saat aksi demo digelar warga dan pemuda Penggalangan, puluhan anggota Polres Gayo Lues dan Brimob berjejer rapi di pintu masuk Balai Musara. Para petugas mengamankan lokasi agar pendemo tidak masuk ke dalam Balai Musara.[]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya