BANDA ACEH Divisi Pustaka Lembaga Pendidikan Rumah Baca Aneuk Nanggroe (RUMAN) menerima wakaf buku dari penulis muda nan produktif asal Aceh, Abdul Hamid M. Djamil, Lc., pada Rabu 16/ Maret 2016 siang.
Bersama seorang sahabatnya, Hamid yang menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Al Azhar Mesir itu menyambangi sekretariat baru RUMAN di Gampong Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh.
Kunjungan spesial dari Hamid tersebut diterima oleh Sekretaris RUMAN Aceh, Riski Sopya S.Pd., beserta beberapa tim pengajar PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)/TK (Taman Kanak-kanak) dan Bimbingan Belajar gratis RUMAN.
Hampir satu jam Hamid bertukar cerita dan pengalamannya dengan tim RUMAN. Hamid mengisahkan pengalamannya menuntut ilmu di kampus tertua di dunia yang berada jauh di negeri piramida. Juga dituturkannya nuansa spesial yang menyertai penulisan karya-karyanya yang berhasil meraih best seller di pasaran tanah air.
“Perjalanan RUMAN sejak awal April 2013 lalu. Kini ada 6 kegiatan rutin yang dapat diakses masyarakat secara gratis. Yaitu, pustaka komunitas, bimbingan belajar, MIBARA (minggu baca rame-rame), rumah pustaka, PAUD/TK dan TESA PELAN (tebar sarapan penyapu jalan),” kata Riski dalam siaran persnya.
RUMAN pernah menggelar 5 gelombang kursus menjahit gratis dengan total 65 peserta. Juga diamanahkan menyalurkan donasi hingga Rp 800 juta untuk Rohingya selama periode Mei hingga Desember 2015.
Komitmen kita dari awal menjadikan RUMAN sebagai sarana berbagi yang berdiri di atas dan untuk semua golongan. Kita menggunakan madzhab hana fee dalam mengelola kepercayaan kawan-kawan, tutur Riski yang Agustus 2015 lalu mewakili Aceh dalam seleksi nasional Organisasi Sosial Berprestasi oleh Kementrian Sosial di Jakarta.
Di akhir kunjungannya, Hamid mewakafkan karya terbarunya, “Seperti Inilah Islam Memuliakan Wanita” kepada RUMAN Aceh. Buku setebal 148 halaman itu diterbitkan oleh Elex Media Komputindo Kompas Gramedia Jakarta pada Februari 2016.
Saya mengapresiasi khidmah RUMAN untuk masyarakat Aceh. Sudah lama saya berniat bersilaturrahim, namun baru sekarang terlaksana. Buku ini saya wakafkan buat masyarakat melalui pustaka RUMAN, ujar Hamid tersenyum sembari menyerahkan bukunya.[]

