LHOKSEUMAWE –  Calon Gubernur Aceh Abdullah Puteh mengunjungi TPI Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Sabtu 21 Januari 2017 sore. Kedatangan Puteh disambut haru oleh nelayan yang ingin megeluhkan sejumlah persoalan kepadanya.

“Saya datang ke sinin ingin menjenguk masyarakat. Melihat kondisi para nelayan dan mendengar apa keluhan yang selama ini tersimpan di benak masyarakat,” kata Abdullah Puteh kepada portalsatu.com, usai blusukan ke TPI Pusonng, Sabtu 21 Januari 2016.

Puteh juga menyebutkan banyak keluhan yang disebutkan oleh para nelayan tadi, mulai dari kurangnya Es batangan, tidak adanya para penampung ikan hasil tangkapan dan minimya subsidi bahan bakar minyak untuk nelayan yang hendak melaut.

“Selama ini nelayan banyak persoalan tapi mereka tidak tahu mau mengadu ke mana. Alhamdulillah kedatangan saya bisa mendengarkan curhatan mereka,” tambah mantan Gubernur Aceh in9i

Puteh menambahkan dirinya sedih melihat kondisi para nelayan. Padahal di TPI Pusong sempat aktif pabrik Es batangan namun setelah dirinya meninjau langsung ke bekas pabrik itu, hanya ada bangunan kosong dengan penuh sampah di dalamnya. Banyak isinya pun di jarah.

“Kata Nelayan, ada permasalahan yang terjadi di sehingga pabrik itu ditutup,” sebut Puteh.

Kemudian, para nelayan juga butuh tempat produksi ikan-ikan kecil. Seperti yang rendah harganya, maka bisa dijadikan bahan baku produk maknnan ternak.

“Jika ini bisa kita kelola dengan baik nantinya, maka derajat penghasilan nelayan akan meningkat. Itu akan kita sikapi semuanya,” tambah Puteh.

Sebelum datang ke TPI Pusong, Puteh juga sempat bersilaturrahmi dengan ulama di Aceh Utara Dan Kota Lhokseumawe. “Mulai tadi pagi, saya dan beberapa anggota silaturrahmi dengan ulama yang ada di Gampong Pulo Rungkom, Dewantara, Aceh Utara dan terakhir blusukan ke TPI ini,” sebut Puteh.[]