LHOKSUKON – Kedatangan Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh, Azhari Cage, ke Polres Aceh Utara, salah satunya untuk mengawasi kinerja polisi dalam mengatasi gangguan kamtibmas di Aceh Utara. Apalagi pelaksanaan Pilkada hanya tinggal hitungan hari menjelang hari ‘H’.

Hal itu disampaikan Azhari Cage kepada sejumlah media dalam konfrensi pers di Canden Kupi, Lhoksukon, Sabtu, 21 Januari 2017 malam. Katanya, Komisi I DPR Aceh merupakan mitra kerja Polda Aceh, sehingga seluruh Polres yang ada di Aceh juga mitra kerja.

“Kita datang ke Polres Aceh Utara, karena wilayahnya sangat luas dengan jumlah penduduk yang banyak. Kita melihat kesiapan Polresmenjelang Pilkada. Kita juga menindak lanjuti laporan masyarakat tentang kejadian diPantonlabu dan penangkapan Jhony, makanya turun krosceklangsung. Di sini, kami menanyakan kronologi kejadian sebenarnya. Untuk dicocokkan dengan laporan yang diberikan olehmasyarakat,” ujarnya.

Azhari Cage berharap,Polres Aceh Utara dalam menangani persoalan kamtibmas, untuk lebih mengedepankan cara persuasif.

 “Kami berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Tadi kami juga menjenguk Jhony, melihat kondisinya. Kasus ini menyangkut Pilkada dan agama (khutbah), makanya kita minta diselesaikan kekeluargaan. Intrik-intrik gangguan kamtibmas akan bisa diatasi, tidak akan timbul gejolak di masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, masalahkeagamaan dan Pilkadadiharapkan selesai secara damai, sehingga persoalan dapat teredam. Pilkada punberjalan aman, tenteram dan masyarakat bisa memilih sesuai hati nurani.

“Kita harap Kapolres dapat mengarahkan anggotanya agar menangani persoalan seperti ini secara baik dan dapat bersikap netral. Sejauh ini belum ada kesepakatan dari pertemuan tadi,” pungkas Azhari Cage.[]