BANDA ACEH – Menanggapi kasus mundurnya Zaini Abdullah sebagai Tuha Peut Partai Aceh, Ketua Rakan Mualem Pusat, Muzakir menilai bahwa Zaini Abdullah telah mengkhianati suara rakyat Aceh.
“Saudara Zaini diusung oleh Partai Aceh ketika maju sebagai Gubernur Aceh dulunya,” katanya, dalam siaran persnya, 22 Juni 2016.
Muzakir mengatakan, mundurnya Zaini Abdullah dari Partai Aceh karena keinginannya untuk maju kembali pada tahun 2017 sebagai calon Gubernur Aceh.
“Seharusnya Zaini Abdullah sadar diri akan kondisi Aceh yang demikian rupa,” kata Ketua Rakan Mualem Pusat ini.[] (rel)


