LHOKSEUMAWE – DPRK Aceh Utara menggelar rapat paripurna penyampaian Rancangan Qanun (Raqan) tentang Perubahan APBK Tahun 2017 di gedung dewan setempat, Jumat, 10 November 2017. Dari 45 anggota DPRK, sebagian tidak hadir, sehingga banyak kursi anggota dewan tampak kosong.

Pantauan portalsatu.com/, sekitar pukul 15.10 WIB, rapat paripurna istimewa itu dipimpin Wakil Ketua III DPRK Aceh Utara H. Abdul Mutaleb alias Taliban. Raqan Aceh Utara tentang Perubahan APBK (P-APBK) 2017 disampaikan oleh Wakil Bupati Fauzi Yusuf alias Sidom Peng.

Dari empat pemimpin DPRK, hanya ada Taliban. Sedangkan Ketua DPRK Ismail A. Jalil, Wakil Ketua I Mulyadi CH dan Wakil Ketua II Saifuddin tidak hadir. Menurut sumber di DPRK Aceh Utara, Saifuddin tidak hadir karena sedang sakit. “Pak Saifuddin, Wakil Ketua II memang sudah lama sakit,” kata satu sumber.

Selain itu, lebih 20 kursi anggota DPRK tampak kosong. Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A. Jalil alias Ayahwa dihubungi portalsatu.com/ lewat telepon seluler, Jumat, sekitar pukul 16.50 WIB, mengaku sedang berada di Pulau Jawa. Ia bersama sejumlah anggota DPRK Aceh Utara berziarah ke Makam Cut Nyak Dhien dan makam sejumlah tokoh lainnya sejak 8 November 2017. (Baca: Tgk Ni dan Anggota Dewan PA Ziarah ke Makam Cut Nyak Dhien)

Uroe nyoe woe (hari ini kembali ke Aceh Utara),” ujar Ayahwa.

Menurut Ayahwa, tidak masalah meski banyak anggota DPRK tak menghadiri rapat paripurna istimewa di gedung dewan hari ini. Pasalnya, menurut Ayahwa, rapat itu hanya penyampaian Raqan P-APBK 2017, bukan pengambilan keputusan. “Memang kana izin, ka tabi izin untuk peugot rapat nyan. Hana masalah meunye hanseb kuorum, karena hanya rapat penyampaian rancangan, kon untuk pengambilan keputusan,” katanya.[](idg)