Sebanyak 150 atlet bela diri muaythai dari seluruh Indonesia berlaga dalam Liga Nasional Muaythai Seri 5 untuk memperebutkan Piala Wakil Presiden (Wapres Cup) 2016 yang dihelat di Gelanggang Olahraga Gotong-Royong Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat, dari Kamis hingga Minggu, 7-10 April 2016.
“Ada 150 atlet yang terlibat dalam liga muaythai ini,” kata ketua panitia Liga Nasional Muaythai Seri ke-5 2016 Subang, Evi Silviadi, kepada Tempo, Jumat, 8 April 2016. Ia mengklaim peserta liga kali ini merupakan yang terbanyak sejak liga muaythai lahir.
Adapun 20 provinsi asal atlet peserta itu antara lain Banten, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sumatera Utara, Papua, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Riau, Gorontalo, Jawa Timur, Papua Barat, dan Jawa Barat sebagai tuan rumah.
Evi berharap liga seri 5 mampu melahirkan para atlet muaythai profesional. “Jiwanya tangguh, raganya kuat, dan memiliki sifat welas asih kepada sesama,” tutur Ketua Pengprov Muaythai Jawa Barat itu.
Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia Sudirman menyatakan cabang olahraga bela diri yang dipimpinnya merupakan cabang olahraga baru pada orbit olahraga nasional. “Muaythai mulai diakui dan dikukuhkan resmi menjadi anggota KONI pada 19 Februari 2013 di Bandung,” ujarnya. Meski pendatang baru, cabang olahraga muaythai sudah banyak mempersembahkan prestasi yang membanggakan, baik pada level nasional maupun internasional.
“Karena itu, pembinaan organisasi, prestasi, dan sumber daya para atlet, wasit, pelatih, serta elemen pendukung muaythai lainnya terus kami lakukan,” ucap Sudirman. Ia optimistis perkembangan dan prestasi muaythai pada masa datang akan semakin menjulang. | sumber : tempo

